Berita

Plt Ketum PPP Suahrso Monoarfa bersama Wapres Maruf Amin/RMOL

Politik

Suharso Monoarfa: Saya Yakin Kalau Dada Kiai Maruf Dibelah, Masih Ada Kabah

SABTU, 15 FEBRUARI 2020 | 18:31 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa mengaku bahagia lantaran Wakil Presiden KH Maruf Amin bersedia hadir membuka acara Workshop Nasional Fraksi PPP.

Suharso mengaku bangga bisa mendukung pemerintah dan memenangkan Jokowi-Maruf Amin dalam Pilpres 2019 kemarin.

Diapun menyinggung mengenai pemerintah yang perhatian terhadap kader PPP dengan menempatkam posisi strategis seperti dirinya yang mendapat jabatan sebagai Menteri Bappenas.
“Terimakasih kepada Presiden dan Wapres yang telah memberikan perhatian kepada PPP,” ujar Suharso di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2)lokasi.

“Terimakasih kepada Presiden dan Wapres yang telah memberikan perhatian kepada PPP,” ujar Suharso di Hotel Red Top, Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (15/2)lokasi.

Suharso mengatakan bahwa Maruf Amin merupakan kader terpilih PPP pada tahun 1970-an. Kala itu, Maruf Amin menjadi anggota DPRD DKI Jakarta serta Ketua Fraksi PPP di DPRD DKI Jakarta.

Lebih lanjut, Suharso menjelaskan, sudah seharusnya PPP mendukung Maruf Amin dalam kontestasi Pilpres kemarin.

“Karena Bapak Wapres kita ini dulu kader PPP, beliau aslinya kader PPP saya yakin kalau dada beliau dibelah masih ada kabah,” tambahnya.

Kalimat penutup tersebut pun membuat bangga kader PPP yang hadir dalam acara tersebut, dan mendukung sepenuhnya KH Maruf Amin sebagai Wapres.

Rasa bangga pun terasa di tengah-tengah kader kakbah, mereka bertepuk tangan kepada Maruf Amin sebagai kader PPP yang berhasil menjabat sebagai orang nomor dua di Indonesia.

“Saya kira hanya itu yang bisa saya sampaikan, terimakasih banyak wallahu muwafiq ila aqwamitthoriq assalamu’alaikum warohmatullahi wabarakatuhu,” tandasnya.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya