Berita

Penanganan pasien dengan virus corona/Net

Dunia

Waswas Virus Corona, Vietnam Pantau 5.000 Pekerja Asal China

JUMAT, 14 FEBRUARI 2020 | 21:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Vietnam saat ini memantau lebih dari 5.000 pekerja asal China yang baru kembali ke Vietnam setelah liburan Tahun Baru Imlek. Para pekerja itu dipantau apakah mereka memiliki gejala terinfeksi virus corona atau tidak.

"Pada 11 Februari, ada 7.600 pekerja China yang kembali ke Vietnam setelah liburan, 5.112 di antaranya sedang diawasi dengan ketat," kata surat kabar Tien Phong yang dikelola pemerintah, mengutip sebuah laporan oleh kementerian tenaga kerja Vietnam (Jumat, 14/2).

"Mereka diisolasi di asrama perusahaan dan hotel setempat. Kasus-kasus infeksi yang dicurigai dikarantina di fasilitas medis," tambah laporan itu, seperti dimuat ulang Channel News Asia.


Sebelumnya pada 2 Februari lalu, Kementerian Tenaga Kerja Vietnam meminta perusahaan dan pengusaha untuk tidak membiarkan pekerja China kembali bekerja di Vietnam.

Vietnam sendiri telah mengumumkan darurat kesehatan masyarakat sejak awal Februari atas wabah virus corona yang penyebarannya berpusat di kota Wuhan, China. Salah satu langkah yang ditempuh di tengah keadaan darurat itu adalah dengan melarang semua penerbangan dari dan ke China.

Virus corona sendiri diketahui saat ini menjadi momok yang menakutkan, bukan hanya bagi China, tapi juga bagi puluhan negara di dunia. Pasalnya, virus tersebut menyebar dengan sangat cepat dan belum ditemukan obat serta anti-virus untuk menangkalnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya