Berita

Rachmawati Soekarnoputri/RMOL

Politik

Rachmawati: Pancasila Merangkum Segala Hal Termasuk Agama Dan Kebangsaan

KAMIS, 13 FEBRUARI 2020 | 15:57 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pernyataan kontroversi Kepala Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi yang menyebut musuh sesungguhnya dari Pancasila adalah agama menimbulkan polemik.

Pendiri Yayasan Pendidikan Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri  mengatakan, pernyataan kepala BPIP tersebut seakan sengaja membenturkan antara agama dan Pancasila.

"Sedangkan Bung Karno sebagai pencetus ide Pancasila, itu tidak menghendaki hal tersebut," ungkap Rachma di Badan Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pertahanan, Salemba Raya, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).


Bahkan, wanita yang karib disapa Mbak Rachma ini mengatakan, Pancasila dijiwai oleh kultur atau pemikiran tentang hal-hal yang berkaitan dengan konteks ketuhanan.

Hal itu dibuktikan dalam Pancasila, ketuhanan yang maha esa ditempatkan pada butir pertama.

"Itu adalah konteks spiritualisme. Jadi semoga jangan kita terjebak dalam dinamika politik atau apa semacamnya, lalu ditarik kepada masalah-masalah yang sifatnya sangat pragmatis," tegasnya.

"Kita harus melihat ini sebagai filsafat bahwa Pancasila itu adalah merangkum segala hal terutama yang dikatakan toleransi yang dikatakan bidang agama, kebangsaan," pungkas Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya