Berita

Prof. DR. Yudian Wahyudi ketika dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP)/Net

Publika

Snouck Hurgronje Di BPIP, Agama Dan Ekonomi Dilumpuhkan Rezim Kolonial

KAMIS, 13 FEBRUARI 2020 | 12:56 WIB | OLEH: ARIEF GUNAWAN*

SNOUCK Hurgronje awalnya adalah Teolog yang menjadikan Orientalistik sebagai ilmu-bantu kolonial.

Di antara programnya ialah Nativikasi, yaitu mengembalikan bumiputera kepada kepercayaan (agama) lokal Nusantara, membenturkan hukum adat dengan syariat Islam, membangun stigma dan mengkriminalisasi ulama, sambil mengembangkan tahayul dan mitos-mitos.

Di bidang ekonomi Belanda menampilkan Van Den Bosch akuntan yang sebagai Gubernur Jenderal kekejamannya bukan di medan pertempuran, melainkan pada program Tanam Paksa.


Waktu Diponegoro ditangkap para pengikutnya yang terdiri dari para ulama ditumpas dengan cara kriminalisasi melalui sebutan kecu, rampok, radikalis, ekstrimis.

Kepada mereka juga dikenakan stigma clandestine.

Agama Islam dan perekonomian bumiputera menjadi titik yang paling dihancurkan oleh Belanda. Di Sumatera Islam-ulama coba dilumpuhkan melalui Perang Padri. Kaum ulama dan kaum adatnya kuat, sehingga lahirlah:

“adat bersendi syarak, syarak bersendi kitabullah...”.

Di Aceh Snouck Hurgronje bersama Gubernur Jenderal Van Heutsz memecah-belah kaum ulama dan Uleebalang untuk memenangkan perang selama hampir 70 tahun itu. Kalau di Surabaya, 1945, ada satu jenderal terbunuh, dalam Perang Aceh empat jenderal Belanda tewas. Di antaranya Mayor Jenderal J.H.R Kohler yang makamnya terdapat di Banda Aceh.

Snouck Hurgronje bergelar doktor umur 23. Berlayar ke Hindia Belanda setelah jadi penyusup di Mekkah, mengunjungi Aceh, Banten, Cianjur, Garut, Ciamis, Batavia, dan tempat lain. Namanya Abdul Ghaffar alias Gopur, kondang sebagai ulama (palsu).

Orang Belanda menyebut masa VOC dan era Hindia Belanda yang merupakan kurun kolonial sebagai Zaman Keemasan. Disana orang-orang seperti Snouck Hurgronje, Westerling, Pieter Zoon Coen, dikenang secara kontradiktif, tapi yang mengagetkan di BPIP hari ini ada anasir bermindset mirip Snouck Hurgronje yang membenturkan Pancasila dengan agama...

Apakah yang sebenarnya sedang terjadi?

Kata orang, sejarah masa lalu tidak berdiri sendiri, tetapi merupakan mata rantai peristiwa yang akan bersambung...

Devide et impera yang merupakan misi abadi kolonialisme tampaknya benar-benar sedang terjadi secara sistemik, seiring dengan sistemiknya kehancuran perekonomian nasional saat ini...

Penulis adalah wartawan senior

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Peristiwa Anak Bunuh Diri di NTT Coreng Citra Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:38

SPPG Purwosari Bantah Kematian Siswi SMAN 2 Kudus Akibat MBG

Selasa, 03 Februari 2026 | 05:20

Perdagangan Lesu, IPC TPK Palembang Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:59

Masalah Haji yang Tak Kunjung Usai

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:42

Kilang Balongan Perkuat Keandalan dan Layanan Energi di Jawa Barat

Selasa, 03 Februari 2026 | 04:21

Kemenhub: KPLP Garda Terdepan Ketertiban Perairan Indonesia

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:59

BMM dan Masjid Istiqlal Luncurkan Program Wakaf Al-Qur’an Isyarat

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:40

Siswa SD Bunuh Diri Akibat Pemerintah Gagal Jamin Keadilan Sosial

Selasa, 03 Februari 2026 | 03:13

Menguak Selisih Kerugian Negara di Kasus Tata Kelola BBM

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:59

Rencana Latihan AL Iran, China dan Rusia Banjir Dukungan Warganet RI

Selasa, 03 Februari 2026 | 02:40

Selengkapnya