Berita

Kapal pesiar Diamond Princess di Jepang/Net

Dunia

Infeksi Menyebar, Jumlah Orang Yang Positif Virus Corona Baru Di Kapal Pesiar Di Jepang Mencapai 175 Orang

RABU, 12 FEBRUARI 2020 | 21:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebanyak 39 orang lainnya dinyatakan positif terkena virus corona di kapal pesiar Diamond Princess di Jepang. Bukan hanya itu, satu orang petugas karantina juga dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut.

Dengan demikian, per hari Rabu (12/2), total ada 175 orang yang dinyatakan terinveksi virus corona di kapal pesiar tersebut.

"Dari 53 hasil tes baru, 39 orang dinyatakan positif," kata Menteri Kesehatan Jepang Katsunobu Kato seperti dikabarkan Channel News Asia.


"Pada titik ini, kami telah mengkonfirmasi bahwa empat orang, di antara mereka yang dirawat di rumah sakit, berada dalam kondisi serius, baik dengan ventilator atau di unit perawatan intensif," sambungnya.

Di hadapan parlemen, Kato mengatakan bahwa dia ingin memperluas pengujian untuk semua penumpang dan awak di atas kapal. Dia mendesak pihak berwenang dapat mengumpulkan sumber daya untuk melakukan lebih dari 1.000 tes sehari.

Untuk diketahui, kapal berbendera Inggris itu dikarantina sejak tiba di lepas pantai Jepang awal pekan lalu, karena didapati seorang mantan penmpang yang turun dari kapal tersebut bulan lalu di Hong Kong terinveksi oleh virus corona baru.

Mereka yang dites positif terkena virus corona kemudian dibawa dari kapal ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya