Banyak nama besar yang akan maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tanggerang Selatan 2020. Mereka bertarung demi mendapatkan kursi walikota yang kini diemban Airin Rachmi Diany.
Namun, seorang pengusaha yang serius maju di Pilwalkot Tangsel, Rizal Bawazier, tidak berniat menjadi Walikota Tangsel. Dia lebih memilih menjadi pelayan rakyat yang siap mengabdi membangun dan memajukan kota.
Hal itulah yang dia sampaikan dalam sebuah diskusi bertajuk "Terobosan Baru Politik Pilkot Tangsel", yang diselenggarakan di Sae Pisan Restaurant, Jalan Pahlawan Seribu, BSD, Serpong, Tanggerang Selatan, Selasa (11/2).
"Saya bukan mau menjadi walikota, tapi mau membangun Tangsel," ucapnya tegas.
Bukti untuk membangun Tangsel, Rizal Bawazier tunjukkan lewat program 10 M yang dia buat. Dimana, program-program ini mencakup solusi dari sejumlah persoalan yang tengah dihadapi kota yang memiliki 7 kecamatan ini.
"Saya punya tentang 10 M yang harus kami lakukan," ungkap pengusaha ini.
Adapun program 10 M tersebut diantaranya, pertama membangun daerah "Icon Pariwisata Tangsel". Kedua, melakukan normalisasi sungai sebagai upaya mengatasi banjir. Ketiga, melakukan pengaturan sampah di Tangsel.
Keempat, melakukan pemerataan pembangunan di seuluruh kecamatan di wilayah Tangsel. Kelima melakukan tindakan nyata dalam mengurangi pengangguran, yakni dengan cara membangun lapangan kerja baru lewat "Skil Development Centre".
Keenam, membebaskan iuran sekolah, termasuk iuran gedung sekolah bagi siswa sekolah tingkat dasar (SD) sampai dengan sekolah tingkat atas (SMA). Ketujuh, melakukan pelebaran, perbaikan, dan memperindah jalan-jalan, yang ujungnya untuk mengurai kemacetan.
Kedelapan, melakukan perbaikan kinerja aparatur pemerintahan daerah, dan perbaikan pelayanan kepada masyarakat. Kesembilan, melakukan perbaikan tempat-tempat prasarana publik dan transportasi publik. Lalu kesepuluh, melakukan peningkatan investasi dan menjaring pengusaha untuk pembangunan Tangsel.
"Saya masih menampung masukan dari masyarakat-masyarakat, baik masalah korupsi, pendidikan, dan semua masukan akan kita pelajari untuk perbaikan," pungkas Rizal Bawazier.