Berita

Dunia

Miliarder China Klaim Kematian Akibat Virus Corona Sudah Lebih Dari 50 Ribu Orang

SELASA, 11 FEBRUARI 2020 | 10:30 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Sebuah pernyataan mengejutkan dikemukakan miliarder asal China, Miles Guo. Menurut pria yang bernama asli Guo Wengui ini, jumlah korban meninggal secara total yang dirilis Pemerintah Komunis China tidak sesuai fakta di lapangan.

Hal ini diungkap Miles Guo dalam program "War Room: Pandemic" yang disiarkan Americasvoice.news pada Sabtu lalu (8/2). Mile Guo menyebut pihak China tak ingin pihak luar mengetahui jumlah sebenarnya dari korban virus corona ini.

"Di Wuhan, setiap hari ada 1.200 mayat yang dikremasi. Itu baru di Wuhan saja. Sementara total yang sudah dikarantina lebih dari 250 juta orang di seluruh China," tegas Miles Guo.

"Saya mendapat informasi dari 'orang dalam', ada 1,5 juta orang sudah terkonfirmasi terjangkit virus corona di seluruh China. Dan total jumlah kematian, sesuai data yang sudah dikremasi adalah 50 ribu, bukan 30 ribu," imbuhnya.

Menurut miliarder yang tinggal di New York, Amerika Serikat ini, Pemerintah Komunis China mencoba mengalihkan perhatian soal jumlah sebenarnya dari korban virus corona ini dengan menyebut virus berasal dari AS.

"Tak ada kejelasan soal jumlah total kematian, berapa banyak yang sudah dikarantina, berapa banyak yang dipastikan terjangkit. Ini sudah sangat berbahaya," tandas Miles Guo.

Populer

Kekhawatiran Pramono Soal Jokowi Lengser Di Tengah Jalan Cukup Beralasan

Minggu, 16 Februari 2020 | 09:50

Pengamat: Wajar Megawati Kesal, Gibran Jokowi Tidak Berdarah-darah Lalu Maju Pilkada

Kamis, 20 Februari 2020 | 19:35

Said Didu Sindir Video Jokowi: Orang Seperti Ini Yang Cocok Memimpin Indonesia

Sabtu, 15 Februari 2020 | 09:42

Apa Motif Akbar Faizal Serang Nasdem, Tidak Lolos Ke Senayan Atau Gagal Jadi Menteri?

Senin, 17 Februari 2020 | 18:13

Cerita Tito Karnavian, Yang Ternyata Satu Angkatan Dengan Sekjen Kemendagri Di Lemhanas

Sabtu, 15 Februari 2020 | 07:30

Kaget Penumpang LRT Sepi, Ketua Demokrat: Mercusuar Gegabah Yang Mubazir

Senin, 17 Februari 2020 | 17:29

Ketua Gerindra: Gila, Ternyata Omnibus Law Buat Jaga Presiden Dari Impeachment!

Kamis, 20 Februari 2020 | 15:05

UPDATE

Serangan Di Dua Bar Dilakukan Kelompok Sayap Kanan, Pelakunya Lalu Menembak Diri Sendiri

Jumat, 21 Februari 2020 | 06:59

Pemerintah Disarankan Buat Aturan Suhu Pendingin Udara Rendah Untuk Cegah Wabah Virus Corona

Jumat, 21 Februari 2020 | 06:45

Soal Virus Corona, Pengamat: Jokowi Kalah Radikal Dari Presiden Kamboja

Jumat, 21 Februari 2020 | 06:39

Batu Di Kota Kuno Jatuh Tewaskan Seorang Turis

Jumat, 21 Februari 2020 | 06:29

Dampak Virus Corona, Luhut: Kita Akan Kehilangan 500 Juta Dolar

Jumat, 21 Februari 2020 | 06:20

Mantan Teroris Boleh Ikut Komponen Cadangan Setelah Lulus Deradikalisasi

Jumat, 21 Februari 2020 | 06:03

Indonesia Minim Upaya Cegah Corona, Syahganda Nainggolan: Di Singapura Saja Kondom Sampai Habis

Jumat, 21 Februari 2020 | 05:35

Pakai Voting Tertutup, PKS Tetap Pede Jagoannya Jadi Wagub DKI

Jumat, 21 Februari 2020 | 05:20

Surga Dunia

Jumat, 21 Februari 2020 | 04:57

Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Syamsul Fitri Siregar Ke PN Tipikor Medan

Jumat, 21 Februari 2020 | 04:53

Selengkapnya