Berita

Brad Pitt saat berpidato di ajang Oscar 2020/BBC

Dunia

Brad Pitt Sindir Pemakzulan Trump Dalam Pidato Kemenangan Oscar 2020

SENIN, 10 FEBRUARI 2020 | 13:03 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Aktor kawakan Brad Pitt membawa nuansa politis dalam pidatonya di ajang bergengsi Oscar 2020 (Minggu, 9/2).

Pada ajang tersebut, dia menyabet penghargaan aktor pendukung terbaik untuk perannya dalam film "Once Upon A Time in Hollywood" yang disutradarai oleh Quentin Tarantino.

Brad Pitt adalah pemenang pertama dalam malam penghargaan itu.


Dia kemudian memanfaatkan pidato kemenangannya untuk menyampaikan serangan bernada politis terkait penanganan pemakzulan terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dia merujuk pada fakta bahwa para senator Partai Republik memilih untuk tidak mengizinkan saksi termasuk mantan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton untuk memberikan bukti di persidangan pemakzulan.

"Mereka memberi tahu saya bahwa saya hanya punya 45 detik di sini, yang 45 detik lebih banyak dari yang diberikan Senat kepada John Bolton minggu ini," kata aktor berusia 56 tahun tersebut.

Meski begitu, Brad Pitt tidak menyebut nama Trump ataupun menyebut kata pemakzulan dalam pidatonya.

Untuk diketahui bahwa Senat yang dipimpin oleh Partai Republik memilih bulan lalu untuk tidak mendengar dari saksi baru, termasuk Bolton dalam dakwaan pemakzulan DPR terhadap Trump.

Senat kemudian memutuskan untuk membebaskan Trump dengan suara mayoritas partai minggu lalu.

Dalam kesempatan yang sama, Brad Pitt menyuarankan, mungkin sutradara Quentin bisa membuat film mengenai hal tersebut.

"Saya berpikir mungkin Quentin membuat film tentang itu dan pada akhirnya orang dewasa melakukan hal yang benar," sambungnya seperti dimuat BBC.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya