Berita

Iwan Sumule (kedua kanan)/Net

Politik

Gerindra: Bangsa Lain Berpikir Tinggal Di Bulan, Indonesia Masih Pusing Cara Hidup Dari Bulan Ke Bulan

MINGGU, 09 FEBRUARI 2020 | 21:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Laju pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berada di angka 5,02 persen di tahun 2019 terus menuai sorotan publik. Tak terkecuali dari kader partai yang mendukung Joko Widodo-Maruf Amin.

Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule salah satunya. Secara satire, Iwan Sumule menyindir mimpi Jokowi yang mulai jauh panggang dari api.

“Teori ekonomi mimpi Jokowi, pertumbuhan ekonomi menurun bisa tingkatkan pendapatan per kapita rakyat dan buat Indonesia maju,” sindirnya kepada redaksi, Minggu (9/2).


Dia juga membandingkan kondisi Indonesia dengan negara-negara maju yang tidak sebanding. Bahkan untuk masuk G-20, Indonesia harusnya malu lantaran rakyat yang belum sepadan.

“Bangsa lain sudah berpikir tinggal di bulan, sementara bangsa Indonesia masih berpikir cara hidup dari bulan ke bulan. Ironi dan paradok negara nan kaya,” terangnya.

Iwan Sumule juga membandingkan gaya kepemimpinan di Indonesia dengan di Jepang, khususnya saat Perdana Menteri Yukio Hatoyama mundur di tahun 2010 lantaran gagal memenuhi janji. Menurutnya, moral semacam ini sulir didapati di Indonesia.

“Yang terjadi, gagal penuhi janji kampanye, malah pingin kuasa terus. Janji kampanye-nya bikin mules pula, kata Sri Mulyani,” sambung Iwan Sumule.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya