Berita

Menggunaan masker adalah salah satu cara mencegah penularan virus corona/Net

Dunia

WHO: Wabah Virus Corona Belum Teratasi, Pasokan Mesker Global Menipis

SABTU, 08 FEBRUARI 2020 | 08:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dunia saat ini tengah kehabisan stok masker dan peralatan pelindung lainnya terhadap virus corona baru. Begitu peringatan yang dikeluarkan oleh kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Jumat (7/1).

"Dunia menghadapi kekurangan kronis alat pelindung diri (APD)," kata Tedros kepada dewan eksekutif WHO di Jenewa.

Dia menambahkan bahwa harga beberapa barang bahkan mencapai 20 kali lebih tinggi dibandingkan biasanya. Masalah tersebut diperburuk oleh penggunaan masker yang tidak tepat oleh orang-orang yang tidak sakit atau staf medis.


"Sekarang ada tumpukan persediaan dan simpanan empat hingga enam bulan. Stok masker dan respirator global sekarang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan WHO dan mitra kami," sambungnya.

"Ada masalah moral di sini," tambahnya seperti dimuat Channel News Asia

Setelah berbicara dengan kelompok rantai suplai produsen dan distributor pada hari Jumat (7/2), Tedros memuji perusahaan-perusahaan yang telah berjanji untuk menjual masker hanya kepada staf medis.

"Ada stok terbatas APD dan kami perlu memastikan kami mendapatkannya kepada orang-orang yang paling membutuhkan di tempat-tempat yang paling membutuhkan," ujar Tedros.

WHO sendiri awal pekan ini mengatakan sudah mulai mengirim masker, sarung tangan, respirator, pakaian isolasi pelindung dan alat tes ke negara-negara yang membutuhkan bantuan.

Virus corona sendiri saat ini telah menginfeksi setidaknya 34.000 orang dan menewaskan lebih dari 700 orang lainnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya