Berita

Protes mendesak kasus pemerkosaan lebih diperhatikan pemerintah/Net

Dunia

Bejat! Pria 25 Tahun Ini Perkosa Gadis 5 Tahun Di Tanah Milik Kedubes AS

JUMAT, 07 FEBRUARI 2020 | 07:51 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang pria berusia 25 tahun telah ditangkap karena diduga memperkosa seorang gadis berusia lima tahun di wilayah milik kedutaan Amerika Serikat di ibukota India, New Delhi.

Dikabarkan BBC pada Kamis (6/2), pria itu ditangkap pada akhir pekan lalu setelah orang tua anak tersebut melaporkan kejadian yang menimpa putri mereka kepada polisi.

Sang gadis diserang secara seksual sehari sebelumnya. Dia kini dinyatakan berada dalam kondisi yang stabil. Dokter yang menanganinya mengkonfirmasi bahwa dia diperkosa.


Keluarga sang gadis malang tersebut diketahui tinggal di tanah milik kedutaan besar Amerika Serikat di New Delhi. Ayahnya bekerja sebagai anggota staf rumah tangga di kedutaan tersebut.

Polisi mengatakan, terdakwa merupakan seorang pengemudi. Dia tidak bekerja untuk kantor kedutaan, namun tinggal bersama orang tuanya di kantor staf kedutaan, karena ayahnya bekerja di sana.

Diketahui bahwa kedutaan besar Amerika Serikat berlokasi di Chanakyapuri, daerah kantong diplomatik di pusat kota Delhi yang merupakan rumah bagi beberapa kedutaan besar dan komisi tinggi.

Kompleks yang dijaga ketat ini berada di hamparan lahan seluas 28 hektar dan mempekerjakan staf lokal.

Menurut penyidik, keluarga para terdakwa dan korban saling kenal dengan baik. Sang pelaku membujuk gadis itu ke rumahnya ketika dia melihatnya bermain di luar. Pada saat itu, orangtua pelaku sedang tidak berada di rumah.

Ketika gadis itu kembali ke rumah, dia memberi tahu ibunya apa yang terjadi. Sang ibu yang terkejut segera membawa anaknya ke rumah sakit di mana dokter kemudian mengkonfirmasi bahwa dia telah diperkosa.

Polisi mengatakan pria itu sedang diselidiki di bawah undang-undang perlindungan anak yang ketat di India.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya