Berita

Ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus/Net

Dunia

Perangi Corona, WHO Minta Sumbangan 675 Juta Dolar AS

KAMIS, 06 FEBRUARI 2020 | 01:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta sumbangan senilai 675 juta dolar AS untuk rencana memerangi virus corona baru.

"Hari ini kami meluncurkan rencana kesiapsiagaan dan respons strategis. Kami meminta US $ 675 juta untuk mendanai rencana itu selama tiga bulan ke depan," kata ketua WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers di Jenewa (Rabu, 5/2).

Dia menekankan bahwa rencana tersebut utamanya adalah melalui investasi di negara-negara yang dianggap berisiko.


"Pesan kami kepada komunitas internasional adalah investasi hari ini atau bayar lebih lambat," sambung Tedros seperti dimuat Channel News Asia.

Dia menekankan bahwa permohonan pendanaan itu jauh lebih kecil daripada tagihan yang harus kita bayar jika tidak ditangani dari sekarang.

Tedros mengatakan, di antara dana yang dibutuhkan itu, 60 juta AS rencananya akan digunakan untuk operasi WHO. Sementara sisanya akan dialokasikan ke negara-negara yang membutuhkan bantuan untuk berjaga-jaga terhadap virus mematikan itu.

Tedors juga mengatakan bahwa WHO telah mengirim 500 ribu masker dan 40 ribu respirator ke 24 negara dari gudang di Dubai dan Accra.

Pada kesempatan yang sama, Tedros juga memuji sumbangan sebesar 100 juta dolar AS dari Bill and Melinda Gates Foundation yang diumumkan sebelumnya untuk pengujian virus, pengobatan dan penelitian vaksin.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya