Berita

Anies Baswedan dan Ahmad Riza Patria/Net

Nusantara

Pengamat Nilai Riza Patria Memberi Kredit Lebih Bagi Anies

RABU, 05 FEBRUARI 2020 | 16:59 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Sosok Ahmad Riza Patria dinilai bakal lebih banyak memberi kredit positif jika terpilih sebagai wakil gubernur mendampingi Gubernur DKI Anies Baswedan. Track record pengalaman semasa muda dan kiprahnya sebagai politisi menunjukkan itu.

Setidaknya demikian pandangan yang disampaikan pengamat politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Usni Hasanudin terkait peta persaingan dua calon wakil Gubernur DKI Jakarta, Nurmansyah Lubis dan Ahmad Riza Patria.

"Riza Patria selalu mengecap posisi strategis di setiap organisasi yang dimasukinya. Pengalaman itu mengasah kemampuan manajerialnya. Ini bekal penting, apalagi dalam pemerintahan. Biar anak buah sinergis dan target tercapai," ujar Usni kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (5/2).


Pengalaman itu tercermin dari latar belakangnya dalam berorganisasi sejak muda, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Usni menilai, Riza Patria juga memiliki relasi yang kuat di kancah nasional karena posisinya yang cukup strategis di Gerindra maupun di Senayan.

"Jabatannya pimpinan Komisi II DPR, jadi nilai plus lain. Ini menambah wawasannya dalam mengelola pemerintahan daerah," kata Kepala Program Studi Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UMJ tersebut.

Latar belakang dan karir politik tersebut dapat dijadikan rujukkan atas kapasitasnya, karena kancah pergulatan politik memang kebanyakan di Jakarta.

"Jakarta jadi barometer politik karena posisinya strategis dan Ibu Kota Negara. Dinamikanya pun jadi 'buah bibir' se-nusantara," ucapnya.

Usni tidak menafikan dengan sederet pengalaman dan kelebihan yang dimiliki kandidat lain, Nurmansyah Lubis di bidang ekonomi. Namun, dalam pandangannya, keunggulan pria yang akrab disapa Ancah itu tersebut tergolong normatif dan bisa "diisi" pihak lain.

"Kan, ada BPKD (Badan Pengelola Keuangan Daerah) untuk tugas anggaran. Juga bisa dibantu staf wagub," ujar peraih gelar doktor ilmu politik Universitas Indonesia (UI) ini.

Peran Parpol
Usni mengingatkan, peran parpol sebagai faktor eksternal Cagub juga perlu menjadi atensi. Peranannya tak bisa diabaikan karena akan berpengaruh kepada jalannya roda pemerintahan di Pemprov DKI.

Gerindra, menurut Usni, akan lebih mampu menjaga kekondusifan dinamika politik di Jakarta dibanding PKS, karena Gerindra saat ini bergabung dengan koalisi parpol pendukung pemerintahan Jokowi-Maruf Amin.

"Kalau konstelasi ini solid, di luar PSI (Partai Solidaritas Indonesia), setidaknya Anies meraih dukungan 63 dari 106 anggota DPRD. Lebih dari setengah. Itu jika Riza yang menjadi wagubnya," paparnya.

Usni mengingatkan, Anies adalah Gubernur DKI dari non partai. Ia meyakini, Gerindra tetap unggul dalam menyolidkan DPRD DKI, meski pemetaan merujuk ideologi partai. Alasannya, hampir tidak ada batasan parpol nasionalis dengan parpol religius. Sudah "abu-abu."

"Dimensi politik enggak bisa diabaikan. Kepala daerah itu jabatan politik yang dipilih melalui pemilihan langsung," tutup Usni.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

PKS Minta Pemerintah Fokus Reformasi Kebencanaan, Bukan Merger Besar-Besaran

Kamis, 10 September 2026 | 10:25

Minyak Dunia Kembali Membara, Rupiah Tertekan ke Rp17.528 per Dolar AS

Kamis, 10 September 2026 | 10:10

Prabowo Bicara Masa Depan RI: 2050 Jadi Kekuatan Besar Dunia

Kamis, 10 September 2026 | 10:06

Usai Tiga Hari Ambruk, Harga Emas Antam Kembali Naik

Kamis, 10 September 2026 | 09:57

KPK Bidik Pemilik PT CMC dan Cara Dapat Proyek di Bengkulu

Kamis, 10 September 2026 | 09:39

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Imparsial: Status Tak Boleh Beri Jalur Hukum Khusus

Kamis, 10 September 2026 | 09:38

IHSG Dibuka Hijau, Investor Cermati Sentimen Global

Kamis, 10 September 2026 | 09:31

Mentan Amran Berduka, Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Jayawijaya

Kamis, 10 September 2026 | 09:18

Prabowo Tekankan Pentingnya Persatuan dan Kerukunan dalam Demokrasi

Kamis, 10 September 2026 | 09:11

Bupati Lahat: Indonesia Terus Dukung Kemerdekaan Palestina

Kamis, 10 September 2026 | 09:04

Selengkapnya