Berita

Yunahar Ilyas dan Salahuddin Wahid/Net

Publika

Tentang Dua Kematian

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 | 09:47 WIB

INNALILLAHI wa inna ilaihi roojiuun. Setelah sebelumnya tokoh dan kiai Muhammadiyah Prof. DR. H Yunahar Ilyas MA, kini tokoh dan kyai Nahdhatul Ulama DR. IR. H Salahuddin Wahid telah meinggalkan kita. “faidza jaa-a ajaluhum laa yasta'khiruuna saa'atan walaa yastaqdimuun” (maka jika telah datang waktu ajal, maka tak ada yang dapat memundurkan ataupun memajukan), QS Al Araaf 34.

Kedua tokoh adalah profil ideal merepresentasi masing masing organisasi perjuangan Islam. Pemimpin yang dihormati, berwibawa dan istiqomah. Tentunya juga sebagai ulama yang berpandangan maju ke depan. Khidmah pada umat mengalahkan kepentingan diri atau kelompok. Baik Muhammadiyah maupun NU akan sangat merasa kehilangan dua tokoh besarnya.

Di hati umat Islam baik Kiai Salahuddin maupun Kiai Yunahar dikenal sebagai pemimpin yang berjuang keras dalam menjaga khittah keumatan. Sesuatu yang tidak mudah di tengah derasnya godaan jabatan atau status simbol pragmatik lainnya.


Sebutan "kiai lurus" melekat pada keduanya sebagai warna dari langkah dawah dan orientasi perjuangannya.

Kita teringat akan doa Nabi Ibrahim As “Robbi hablii hukman wa alhiqni bishsholihiina waj'al lii lisaanan shidqin fiel akhirin waj'alnii min warotsati jannatin naiim” (ya Allah berilah hamba ilmu, kumpulkan bersama orang orang yang shalih, jadikan hamba buah tutur kebaikan bagi orang kemudian, masukkan ke dalam surga jannatun naiim), QS As Syuaro 83-85).

Rupanya doa penting ini patut terwujud dan terbukti untuk kedua ulama di atas.

Ilmu yang dimiliki cukup mumpuni, komunitas pilihannya orang yang sholeh, insyaAllah penilaian generasi kemudian bahwa kedua ulama dan tokoh tersebut adalah baik. Tinggal harapan semoga keduanya mendapat curahan kasih sayang Allah untuk dimasukkan ke dalam surga jannatun naiim.

Ibrah bagi para tokoh atau ulama lain adalah mewaspadai perilaku diri yang mungkin kurang apik. Ilmu seperti banyak tapi kosong, lingkungan gaul bukan komunitas sholeh tapi campur aduk, buah tutur tidak baik bahkan mungkin dicibir atau dikutuk umat, serta dikhawatirkan karena sepak terjang yang buruk, ia tidak layak masuk surga jannatun naiim. Naudzubillah.

Gus Solah dan Buya Yunahar adalah teladan. Menjaga wibawa hingga akhir hayat. Allah kini telah memanggilnya. Selesai tugas untuk berkhidmah pada sesama atas dasar ibadah kepada Allah.

Selamat jalan Kyai, semoga kebahagiaan  didapat di alam baru. Alam yang penuh dengan rahmat dan maghfirah Allah SWT. Aamiin yaa robbal alamiin.

M Rizal Fadillah

Pemerhati politik dan keagamaan

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya