Berita

Ilustrasi Jemaat/Net

Dunia

Jemaat Di Tanzania Terinjak-injak, 20 Tewas Belasan Luka-luka

SENIN, 03 FEBRUARI 2020 | 06:43 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah acara kebaktian berakhir tragedi. Para jemaat berebutan ingin mendapat kesempatan ‘diminyaki’. Sedikitnya 20 orang tewas dan belasan lainnya cedera karena terinjak.

Peristiwa ini terjadi pada acara kebaktian yang berlangsung di stadion di wilayah Tanzania utara, di Kota Moshi dekat lereng Gunung Kilimanjaro.

Jemaat yang berdesakkan saling dorong untuk menerobos antrian demi kesempatan mendapatkan "minyak yang diberkati", demikian laporan pejabat setempat, seperti dituliskan Reuters, Minggu (2/2).


Jumlah jemaat yang ratusan itu terus berdesak-desak sehingga membuat beberapa orang terjatuh dan terinjak. Disusul dengan keributan dan kericuhan, korban pun berjatuhan. Peristiwa mengenaskan itu terjadi pada Sabtu, (1/1).

"Dua puluh orang meninggal dan 16 lainnya cedera dalam insiden itu," kata komisioner Moshi, Kippi Warioba, mengutip Reuters.

Ia menyebutkan lima dari para korban jiwa itu adalah anak-anak.  

"Banyak orang terinjak ketika para anggota jemaat berebutan diurapi dengan minyak yang diberkati," kata Warioba.

Insiden terjadi pada malam hari. Warioba mengkhawatirkan jumlah akan bertambah dari orang-orang terluka yang saat ini sedang dirawat ke rumah sakit.
“Kami masih mempelajari situasinya," kata Warioba lagi.

Para jemaat terpesona dengan janji-janji Pastor Boniface Mwamposa yang mengatakan jemaat yang  mendapat minyak pemberkatan akan sembuh dari berbagai penyakit dan hidup sejahtera. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya