Berita

Tian Jinjing/Net

Dunia

Alumni UI Asal China: Jangan Khawatir, Kemampuan Ekonomi Dan Iptek Tiongkok Bisa Tangani Corona

SABTU, 01 FEBRUARI 2020 | 16:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO telah menetapkan status darurat global atas dampak virus corona yang terjadi di China dan beberapa negara dunia. Namun, status ini bukan kondisi yang harus dikhawatirkan.

Begitulah diungkapan alumnus Universitas Indonesia asal China, Tian Jinjing dalam acara diskusi Smart FM bertajuk "Bagaimana Kita Menghadapi Virus Corona", yang digelar di The MAJ, Jalan Asia Afrika, Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (1/2).

Dalam kesempatan itu Tian meyakini seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak panik menanggapi kondisi darurat virua corona ini. Pasalnya, dia sebagai warga asli China telah melihat kemampuan negara tirai bambu sudah lebih baik dari sebelumnya.


"Dengan 17 tahun kemudian saat ini dengan kemampuan ekonomi, iptek yang lebih baik kita harus yakin dan percaya bahwa wabah kali ini pun bisa diatasi dengan baik," ujarnya.

Lebih lanjut, Tian mengaku pernah belajar dari pengalamannya pada saat virus SARS merebak di China pada tahun 2003 silam.

Dia pun menjadikan kasus yang menelan banyak korban jiwa tersebut sebagai imbaun ke masyarakat Indonesia. Karena pada akhirnya, virus SARS itu bisa dibasmi oleh pemerintah China.

Karena itu, Tian mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap tenang ketika mendengar perkembangan wabah virus corona yang telah menelan korban meninggal hingga 259 orang.

"Saya kira angka-angka itu tidak perlu kita ditanggapi terlalu berlebihan juga karena memang ini suatu hal yang baru terjadi dan perlu kita sikapi dengan lebih arif," demikian Tian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya