Berita

Ilustrasi warga wuhan/Net

Dunia

Siapkan Pesawat Penjemputan, Pemerintah China Perintahkan Warganya Segera Pulang Kampung

SABTU, 01 FEBRUARI 2020 | 09:17 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri China menyebut telah mengkarantina 50 juta warganya seiring dengan meluasnya wabah virus corona di negara itu. Tidak hanya itu, pada Jumat (31/1) pemerintah China juga segera mengirim sejumlah pesawat untuk membawa pulang warganya yang sedang berada di luar negeri.

Pernyataan itu menegaskan banyaknya 'kesulitan-kesulitan' yang dihadapi warga Hubei, terutama dari Wuhan, yang ada di negara lain.

"Pemerintah China telah memutuskan untuk mengirim pesawat carter untuk membawa pulang mereka ke Wuhan secepat mungkin," ujar jubir Kementarian Luar Negeri (Kemlu) China, Hua Chunying, seperti dilansir Channel News Asia, Jumat (31/1).


Pengumuman itu menuai pro dan kontra bagi warga China yang ada di negara luar. Warganet China ragu para warga Wuhan di luar negeri mau pulang ke kota asalnya.

Media sosial  Weibo ramai membicarakan hal tersebut. Mayoritas warga China yang ada di luar menyatakan keraguannya untuk 'mudik' ke Wuhan sementara di kota itu wabah virus corona kian mengkhawatirkan.

Jumlah kematian akibat wabah virus corona di China mencapai 259 hingga Jumat (31/1), menurut catatan Reuters yang diambil dari rilis Komisi Kesehatan Nasional China. Disebutkan, 45 kematian baru di provinsi Hubei, dan satu di kota Chongqing.

Sebagian besar kasus di luar negeri berasal dari orang-orang yang sebelumnya bepergian ke Wuhan. Namun, para pakar khawatir tentang penularan dari manusia-ke-manusia yang berdampak pada orang yang tidak pernah pergi ke Wuhan, kota di bagian tengah China yang berpenduduk 11 juta jiwa.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya