Berita

Secarik surat kekecewaan Benny Tjokrosaputro/Repro

Hukum

Ungkap Kekecewaan Lewat Surat, Benny Tjokro: Kenapa Enggak Semuanya Ditangkap?

SABTU, 01 FEBRUARI 2020 | 00:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dirut PT Hanson International Tbk (MYRX), Benny Tjokrosaputro mengungkapkan kekecewaannya soal kasus yang menjeratnya pada kasus gagal bayar polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya.

Kekecewaannya itu diungkapkan melalui secarik surat yang diberikannya kepada wartawan usai diperiksa penyidik Kejagung di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat malam (31/1).

"Itu aja (melalui surat)," ujar Benny sembari menyuruh wartawan membaca secarik surat tersebut.


Adapun, isi surat itu antara lain kekecewaan Benny soal penetapan tersangka kasus Jiwasraya yang seolah hanya menetapkan PT Hanson dan Benny yang menjadi tersangka. Padahal, kata dia, masih banyak ratusan saham yang ditanam oleh Perseroan Terbatas (PT) sejenis PT Hanson.

"Ada puluhan manager investasi, berarti ada puluhan/ratusan jenis saham yang bikin rugi. Kenapa enggak semua ditangkap? Kenapa cuma (PT) Hanson?" jelasnya dalam surat yang ditulis tangan.

"Saham Hanson yang ada di dalam manager investasi milik Jiwasraya beli dari siapa, mudah kok dicari. Kalau ketemu penjualnya, jadi jelas. Ingat lho MYRX itu perusahaan TBK. Ada lebih dari 8000 pemegang saham," demikian poin kedua yang ia tulis.

Dalam kasus ini, selain Benny, empat orang lainnya telah ditetapkan tersangka. Mereka adalah Heru Hidayat selaku Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM), Direktur Keuangan Jiwasraya Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim, dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya, Syahmirwan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya