Berita

Fahira bersama Lutfi/Net

Politik

Fahira Idris: Divonis Bersalah, Lutfi Bukanlah Seorang Kriminal Apalagi Mantan Narapidana

JUMAT, 31 JANUARI 2020 | 11:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Setelah sempat menjalani masa tahanan sejak 3 Oktober 2019 dan mengikuti proses persidangan selama lebih kurang satu bulan sejak sidang pertama digelar 12 Desember 2019, akhirnya Dede Lutfi Alfiandi bisa menghirup udara bebas.

Vonis 4 bulan oleh hakim sudah dipotong dengan masa tahanan yang telah dijalani Lutfi membuatnya bisa langsung kembali ke pelukan keluarga.

Anggota DPD RI Fahira Idris yang selalu menyempatkan diri menghadiri persidangan Lufti mengungkapkan doa dan dukungan yang diberikan publik kepada Lutfi begitu luar biasa.


Doa dan dukungan inilah yang membuat Lutfi dan keluarganya tetap tegar dan merasa tidak sendiri menjalani proses peradilan.

"Saya saksikan sendiri begitu banyak doa dan dukungan yang mengalir untuk Lutfi. Ini karena apa yang disuarakan dan diperjuangkan Lutfi mewakili keresahan publik atas lahirnya sebuah undang-undang yang dinilai tidak sesuai dengan semangat reformasi," ujar Fahira, Jumat (31/1).

Menurut Fahira, walau divonis bersalah, bagi dia Lutfi bukanlah seorang kriminal apalagi seorang mantan narapidana. Lutfi adalah contoh generasi muda yang punya empati, sensitifitas, dan keberanian ikut menyuarakan apa yang menjadi keresahan masyarakat luas.

Sosok pemuda seperti Lutfi memang harus bersuara karena kelak di masa mendatang merekalah yang akan merasakan dampak dari sebuah kebijakan atau undang-undang yang dinilai tidak sesuai dengan semangat reformasi dan prinsip-prinsip demokrasi.

"Lutfi hanya menyuarakan keresahan publik dalam sebuah demonstrasi yang dilindungi undang-undang. Dia bukan seorang kriminal walau diputus hakim bersalah. Saya yakin publik juga memahami ini dan insyaAllah, tidak ada stigma kepada Lutfi sebagai mantan narapinda," tukas Fahira yang ikut menyaksikan langsung sidang vonis Lutfi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (30/1).

Fahira yang juga Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR RI ini mengapresiasi tim kuasa hukum LBH Komite Barisan Advokasi Rakyat (KOBAR) atas dedikasinya dan kerja luar biasanya dalam mendampingi Lutfi untuk mendapatkan keadilan.

"Sebagai pribadi dan Senator Jakarta saya sampaikan apresiasi setinggi-tinggi kapada LBH KOBAR yang sudah sangat maksimal membela dan mendampingi Lutfi," demikian Fahira.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Ketum PDIP Tinjau Kantor Baru Megawati Institute

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:14

Polisi Bongkar Jaringan Senpi Ilegal Dipakai Begal, Dijual di Facebook Hingga Tokopedia

Selasa, 20 Januari 2026 | 22:09

Bupati Sudewo dan Tiga Kades Kajen Resmi Ditahan, Digiring ke Rutan Pakai Rompi Oranye

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:53

Wapres Gibran Blusukan ke Pasar Borong Daun Bawang

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:48

Istana Rayakan Prestasi Timnas Maroko sebagai Runner-Up Piala Afrika 2025

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:32

Polisi Sudah Periksa 10 Saksi dan Ahli Terkait Pelaporan Pandji Pragiwaksono

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:29

Komisi II Hanya Fokus Revisi UU Pemilu, Bukan Pilkada

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:22

Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra Usai Dicalonkan Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:10

Bupati Pati Sudewo dan Tiga Kades Patok Harga hingga Rp225 Juta per Jabatan Perangkat Desa

Selasa, 20 Januari 2026 | 21:00

Daftar 28 Perusahaan Sumatera yang Izinnya Dicabut Prabowo

Selasa, 20 Januari 2026 | 20:56

Selengkapnya