Berita

Lurah Penjaringan, Suharsono/RMOL

Nusantara

Lurah Penjaringan Baru Tahu Ada Korban Trafficking Saat Penggerebekan

KAMIS, 30 JANUARI 2020 | 18:52 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Kepolisian Polres Metro Jakarta Utara melalui Polsek Metro Penjaringan melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah kontrakan di RT 08 RW 010 Jalan Rawa Bebek, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (30/1).

Berdasarkan informasi yang diterima, polisi mengamankan sebanyak 34 orang perempuan terindikasi penjualan manusia (human trafficking) dari dalam rumah kontrakan tersebut.

Lurah Penjaringan, Suharsono membenarkan di wilayahnya ada penggerebekan terhadap sebuah rumah kontrakan yang dijadikan tempat penampungan korban perdagangan manusia.


Menurut Harsono, pihaknya telah berkoordinasi dengan forum kewaspadaan dini masyarakat (FKDM) dan pengurus rukun warga (RW) Kelurahan Penjaringan setelah penggerebekan rumah kontrakan penampungan perempuan tersebut.

"Kita sudah koordinasi dengan FKDM sama RW-RW untuk mengaktifkan lagi dan memonitor wilayah dalam hal perdagangan orang atau semacamnya," kata Suharsono kepada Kantor Berita Politik RMOL ketika dikonfirmasi sesaat lalu, Kamis (30/1).

Pasca penggerebekan, Suharsono mengaku akan mengaktifkan anggota FKDM Kelurahan Penjaringan untuk memonitor di wilayah tempat penggerebekan rumah kontrakan tersebut.

"Sebanyak 7 anggota FKDM akan kita giatkan lagi untuk memonitor wilayah tersebut. Karena kita kan ada 7 FKDM. Biar kita sebar lagi di lokasi-lokasi tersebut untuk memonitor," jelasnya.

Suharsono membantah bila selama ini keberadaan anggota FKDM kurang maksimal untuk melakukan monitoring di wilayah Kelurahan Penjaringan.

"Bukan kurang maksimal, FKDM menyebar dan tidak terfokus. Karena ini momennya lagi disorot, jadi kita fokuskan dulu di lokasi tersebut," katanya.

Ketika ditanya apakah tidak mengetahui ada rumah kontrakan dijadikan penampungan perempuan diduga PSK di lokalisasi Royal, Suharsono mengaku baru mengetahui saat ada penggerebekan yang dilakukan oleh kepolisian.

"Baru tahu saat penggerebekan. Karena wilayah pun nggak tahu kalau ada aktivitas itu," pungkasnya.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Jokowi Sedang Menciptakan Musuh Sendiri Lewat Keliling Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 08:17

Jemaah Haji Indonesia Diminta Tertib Menanti Jadwal Kepulangan ke Tanah Air

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:44

Turun Gunung Jokowi untuk Gendong Gibran dan Kaesang

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:37

Hari Raya Waisak, CFD Jakarta Diliburkan Sementara

Minggu, 31 Mei 2026 | 07:15

IPC TPK Perkuat Konektivitas Perdagangan Indonesia-China

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:45

Paradoks Kekayaan Nasional

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:23

Polda Jateng Izinkan Personel Tembak Begal di Tempat

Minggu, 31 Mei 2026 | 06:09

Anatomi Pembangunan Kapal Ideal

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:41

BGN Tidak Pernah Menunjuk Calo Terkait Pembangunan SPPG

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:21

KPK Diminta Jelaskan Arah Pengembangan Kasus Blueray Cargo

Minggu, 31 Mei 2026 | 05:04

Selengkapnya