Berita

Menkumham yang Ketua DPP Bidang Hukum PDIP, Yasonna H. laoly/Net

Politik

Pemecatan Ronny Menguatkan Opini Bahwa 'Kekuasaan' Ada Dalam Pusaran Kasus Harun Masiku

RABU, 29 JANUARI 2020 | 05:33 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly mencopot Ronny F. Sompie sebagai Direktur Jenderal Imigrasi, Kemenkumham.
 
Yasonna beralasan pencopotan Ronny untuk menghindari bias kepentingan terkait pembentukan tim gabungan untuk menyelidiki kesalahan informasi soal catatan perjalanan tersangka KPK dalam kasus suap Komisioner KPU Wahyu Setiawan, Harun Masiku.

Direktur Eksekutif Indonesia Development Review, M. Rifai Darus menjelaskan bahwa keputusan Yasonna itu tidak sesuai waktunya. Langkah Menteri asal PDIP itu semakin menguatkan bahwa kekuasaan terindikasi kuat terlibat dalam pusaran kasus Harun Masiku.


"Timing-nya tidak tepat karena sedang dalam pusaran pergolakan kasus suap KPU, opini akan terbangun dengan sendirinya bahwa memang kekuasaan terindikasi ada dalam pusaran ini," demikian kata MRD -sapaan akrabnya- kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/1).

Mantan Ketua Umum DPP KNPI ini menyatakan, hal lumrah jika sebuah organisasi pemerintahan melakukan mutasi.

Namun demikian mutasi ia nilai tidak tepat ditengah memanasnya isu dugaan ketidakberesan di Kemenkumham karena terindikasi "main mata" terkait keberadaan salah satu tersangka KPK penyuap eks komisioner Wahyu Setiawan, Harun Masiku.

Kata Rifai, fakta-fakta yang terjadi beberapa hari ini semakin menguatkan bahwa ada upaya dari partai penguasa terindikasi kuat mengkondisikan pusaran kasus suap KPU yang melibatkan kader PDIP Harun Masiku dan Saeful Bahri.

"Mengarah ke partai yang merekomendasikannya (Yasonna)," tandas Rifai.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya