Berita

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra/Net

Presisi

Polri Tarik Dua Penyidik Dari KPK, Satu Lainnya Masih Dikaji

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 16:34 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengkonfirmasi kabar adanya penyidik Polri yang ditarik dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra menyampaikan, dua orang anggota Polri yang ditugaskan di KPK sudah resmi ditarik ke institusi karena masa tugasnya telah berakhir.

“Jadi penarikan ini pun juga didasari pada batas waktu yang memang penyidiknya telah usai laksanakan tugas di KPK, dan ada juga yang dibutuhkan Polri untuk jadi penyidk di Kepolisian,” ujar Asep di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (28/1).


Sementara satu penyidik lainya, yakni Kompol Rosa, kata Asep masih dilakukan pengkajian apakah akan ditarik kembali ke institusi atau tidak lantaran masa tugas yang tertuang dalam surat perintah (Sprin) sampai tanggal 23 September 2020.

“Satu hal lagi kita kita masih nunggu perkembangan atas nama Kompol Rosa yang sebagai penyidik KPK akan selesai tanggal 23 September 2020. Jadi secara administrasi masih pendalaman masa tugas bersangkutan,” jelasnya.

Sebelumnya kabar yang beredar bahwa Polri menarik penyidiknya yang tengah menangani kasus dugaan korupsi suap PAW Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang diduga melibatkan politisi PDIP.

Dalam kasus ini sendiri, KPK telah menetapkan empat orang tersangka yakni Wahyu Setiawan, Harun Masiku, Saeful Bahri dan Agustiani Tio Fridelina.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya