Berita

SBY/Net

Politik

Tulisan Panjang SBY Bukti Sikap Negarawan Dan Komitmen Berantas Korupsi

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 13:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tulisan panjang Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjudul "Penyelesaian Kasus Jiwasraya akan Selamatkan Negara dari Krisis yang Lebih Besar" menunjukkan sikap kenegarawanan sekaligus komitmen memberantas korupsi.

Begitu disampaikan politisi Partai Demokrat Irwan Fecho kepada wartawan di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (28/1).

"Bagi saya surat Pak SBY itu adalah sikap negarawan. Sekaligus sikap ketegasan beliau terhadap pemberantasan korupsi di Indonesia," kata Irwan.


Anggota Komisi V DPR itu menilai ketua umum Demokrat tersebut sudah secara gamblang menegaskan bahwa partai berlambang mercy mengupayakan agar kasus Jiwasraya dapat diusut tuntas dan tidak ada kaitannya dengan era SBY menjabat presiden.

"Sehingga sudah sewajarnya Pak SBY kemudian menegaskan agar kasus Jiwasraya ini diusut tuntas," tegas Irwan.

Sebagai bentuk ketegasan Demokrat, kata Legislator asal Kalimantan ini, kader Demokrat yang ada di parlemen mengupayakan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya, bukan hanya membentuk Panja (Panitia Kerja) semata.

"Sikap Demokrat sangat tegas untuk dibentuk pansus bukan panja. Dengan pansus kita dapat mengurai ini sampai tuntas, termasuk hubungannya dengan Pemilu 2019. Jangan sampai kemudian demokrasi kita juga dihancurkan oleh perbuatan korup," pungkasnya.

SBY sebelumnya menyebut ada tujuh arena penyelidikan dan penyelesaian Krisis Jiwasraya.

Diantara tujuh arena tersebut, SBY mempertanyakan kerugian negara yang sebenarnya, berikut lima tersangka yang kini resmi di tahan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Pertama, berapa triliun jebolnya keuangan Jiwasraya? Meskipun sudah banyak beredar jumlah kerugian atau uang yang raib di BUMN ini, antara lain dari sumber BPK, namun investigasi harus bisa menentukan jumlah ini secara akurat. Benarkah jumlah kerugian untuk Jiwasraya sebesar Rp 13,7 triliun.

Kedua, mengapa jebol? Benarkah jebolnya keuangan di BUMN ini karena penempatan dana investasi perusahaan pada saham-saham yang berkinerja buruk? Penempatan dana perusahaan yang ceroboh dan keliru ini disengaja atau tidak? Apakah memang penempatan dana korporat yang salah ini disengaja karena ada yang ingin mengambil keuntungan secara pribadi?

Ketiga, siapa yang bikin jebol? Menurut SBY, hal ini perlu dilakukan investigasi siapa saja yang menyebabkan jebolnya keuangan BUMN tersebut.

"Benarkah hanya 5 orang sebagaimana yang diduga oleh kejaksaan agung kita? Adakah aktor intelektual yang bekerja “di belakang”? Hal ini sangat penting agar negara tidak salah mengadili dan menghukum seseorang," paparnya.

Dalam kasus ini, Kejagung telah menetapkan lima tersangka dan menahan mereka terkait dugaan korupsi di Jiwasraya. Namun, belum ada rincian jelas dan perkembangan signifikan dalam kasus Jiwasraya ini.

Lima tersangka yang telah ditetapkan itu adalah Dirut PT Hanson International Tbk (MYRX) Benny Tjokrosaputro,  Komisaris Utama PT Trada Alam Minera Tbk (TRAM) Heru Hidayat, Direktur Keuangan Jiwasraya periode Januari 2013-2018 Hary Prasetyo, Direktur Utama Jiwasraya periode 2008-2018 Hendrisman Rahim, dan mantan Kepala Divisi Investasi dan Keuangan Jiwasraya Syahmirwan.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya