Berita

Ilustrasi penampakan virus corona/Net

Dunia

Waspada, Ini Data Lengkap Kasus Virus Corona Terkonfirmasi Di Beberapa Negara

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 09:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Virus Corona belum usai menyebarkan terornya. Laporan terbaru dari Pemerintah China menyebutkan hingga Selasa (28/1), jumlah korban meninggal akibat virus ini mencapai 82 orang di China. Sementara kasus terkonfirmasi  sebanyak 2.900 orang di seluruh dunia.

Jumlah negara yang melaporkan tentang wabah virus  yang mirip Server Acute Respiratory Syndrome (SARS) itu juga terus bertambah. AP menyebut Sri Langka telah menemukan kasus pertama pasien terjangkit virus corona.

Temuan pertama kasus virus corona adalah seorang wanita China berusia 43 tahun yang memasuki Sri Langka sebagai turis pekan lalu. Wanita itu berasal dari Provinsi Hubei.


Juru bicara Rumah Sakit Penyakit Menular (IDH) di dekat Colombo, mengatakan saat ini wanita itu dirawat di rumah sakit.

Selain Sri Langka, daftar baru negara yang terdampak virus corona adalah Kamboja. Sama seperti Sri Langka, Kamboja menemukan kasus ini pada Senin kemarin.

Kementerian Kesehatan Kamboja melaporkan kasus virus pertama di negara itu korbannya adalah seorang pria berusia 60 tahun yang tiba di negara itu dari Wuhan. Pria itu sekarang berada dalam kondisi stabil di ruang isolasi.

Penyebaran virus corona kian menambah ketakutan masyarakat. Namun, sebagaimana diimbau oleh Presiden Joko Widodo bersama Kementerian Kesehatan Indonesia, masyarakat agar tidak terlalu panik dan harus siaga untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

Berikut adalah data penyebaran virus corona yang sudah menjangkit di beberapa negara, melansir AP:

Data per Selasa (28/1).  Total Kasus Terkonfirmasi: 2.900, kematian: 82

China Daratan: 2.839 kasus
Hong Kong: 8 kasus
Makau: 6 kasus
Taiwan: 5 kasus
Australia: 5 kasus
Kanada: 1 kasus
Perancis: 3 kasus
Jepang: 4 kasus
Malaysia: 3 kasus
Nepal: 1 kasus
Singapura: 4 kasus
Korea Selatan: 4 kasus
Thailand: 8 kasus
Amerika Serikat: 5 kasus
Vietnam: 2 kasus.
Kamboja: 1 kasus. Sri Lanka: 1 kasus.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya