Berita

Penanganan pasien dengan corona di Wuhan/Net

Dunia

Trump Tawarkan China Bantuan Untuk Lawan Virus Corona

SELASA, 28 JANUARI 2020 | 06:47 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Virus corona yang telah menghinveksi ribuan orang di China dan sejumlah negara di dunia membuat cemas banyak pihak, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Dia menawarkan bantuan apapun yang diperlukan kepada China untuk mengendalikan wabah yang telah merenggut setidaknya 81 nyawa itu di tempat asal kemunculannya, yakni kota Wuhan.

"Kami berkomunikasi sangat erat dengan China mengenai virus ini," kata Trump dalam sebuah cuitan di Twitter awal pekan ini (Senin, 27/1).


"Sangat sedikit kasus yang dilaporkan di Amerika Serikat, tetapi sangat diawasi. Kami telah menawarkan bantuan kepada China dan Presiden Xi (Jinping). Ahli kami luar biasa," sambungnya.

Belum ada pernyataan balasa resmi dari China atas tawaran bantuan tersebut.

Namun, di hari yang sama itu, Perdana Menteri China Li Keqiang berjanji akan memeriksa dan mengarahkan upaya untuk mengendalikan wabah dan menjanjikan bala bantuan.

Li bahkan mengenakan pakaian pelindung khusus demi berterima kasih kepada para pekerja medis di Wuhan, ibukota provinsi Hubei dan pusat penyebaran penyakit itu.
"Li berterima kasih kepada pekerja medis garis depan atas upaya maksimal mereka dalam merawat pasien dan mendesak mereka untuk memperhatikan perlindungan mereka sendiri," begitu kabar yang dirilis kata kantor berita Xinhua.

"Dia memerlukan upaya untuk menjamin pasokan sumber daya medis, berpacu dengan waktu untuk merawat pasien dan memastikan pasokan pasar yang memadai dan harga yang stabil," tambahnya.

Dia mengatakan 2.500 lebih banyak pekerja medis akan tiba dalam dua hari ke depan ke Wuhan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya