Berita

Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), Achmad Yurianto /RMOL

Kesehatan

Kemenkes: Indonesia Siap Tangani Pasien Corona, Bahkan Sekelas Puskesmas

SENIN, 27 JANUARI 2020 | 15:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kementerian Kesehatan dipastikan siap menghadapi wabah virus corona agar tak menginfeksi masyarakat dalam negeri.

"Teknologi kesehatan kita sangat-sangat mampu. Kami kan punya pengalaman panjang waktu dulu flu burung, SARS dan sebagainya," kata Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kemenkes, Achmad Yurianto usai konferensi pers di Kantor Kemenlu, Jalan Pejambon, Jakarta, Senin (27/1).

Menurut Achmad, penanganan pasien corona akan sama dengan SARS, MERS, maupun penyakit gangguan pernapasan lainnya. Pihaknya juga sudah menerapkan early warning systems dengan memberikan Heatlh Alert Card (HAC) kepada seluruh penumpang yang telah melakukan perjalanan ke wilayah-wilayah terkena wabah.


Selain itu, Achmad juga mengatakan saat ini seluruh rumah sakit di Indonesia, termasuk Puskesmas sekalipun sudah siap untuk menangani virus ini.

"Semua rumah sakit siap menangani. Karena Health Alert Card ini bahkan sampai tingkat Puskesmas," katanya.

Namun, nantinya Puskesmas bukan berarti menangani pasien corona hingga sembuh, melainkan penanganan pertama hingga sampai tahap melakukan rujukan ke rumah sakit. Untuk penanganan secara menyeluruh, ia menjabarkan bahwa seluruh RS tipe A di Indonesia sudah mampu untuk menangani pasien corona.

"RSPI, RSCM. Rumah sakit tipe A bisa lah. Karena memang mempunyai ruang isolasi," pungkasnya.

Kendati demikian, hingga saat ini Achmad memastikan belum ada konfirmasi positif pasien yang terjangkit corona di Indonesia.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya