Berita

Unjuk rasa di Irak/Net

Dunia

Tuntut Perombakan Sistem, Pengunjuk Rasa Masih Bertahan Dan Bangun Tenda Protes

MINGGU, 26 JANUARI 2020 | 14:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jika China dirundung kemunculan virus corona yang makin dikawatirkan dunia, beda halnya dengan Irak yang masih berkutat dengan unjuk rasa.

Seperti halnya pada Sabtu (25/1) tengah hari kemarin. Bentrokan terjadi antara pengunjuk rasa dan petugas kemanan yang dilengkapi dengan gas air mata dan peluru tajam di Lapangan Khilani, beberapa ratus meter dari Lapangan Tahrir.

Menurut keterangan dari beberapa saksi dan petugas medis, polisi antihuru hara juga membakar sejumlah tenda protes di Jembatan Sinak yang membuat kepulan asap hitam membumbung ke langit.


Kendati begitu, para pengunjuk rasa tidak putus asa. Mereka yang terdiri dari ribuan orang berkumpul di Lapangan Tahrir untuk mendirikan tenda baru sebagai tanda mereka tak akan pergi hingga tuntutan terpenuhi.

"Saya baru saja tiba di Lapangan Tahrir bersama teman-teman dan semua orang mengatakan kepada kami untuk kembali karena situasinya semakin berbahaya," ujar seorang gadis pengunjuk rasa berusia 17 tahun, Qamar Imad.

"Tapi kita tidak akan meninggalkan Tahrir karena ini milik kita. Suara peluru hanya akan memperkuat tekad kita," ujarnya lagi seperti yang dimuat Al Jazeera.

Gelombang unjuk rasa di Irak sendiri sudah terjadi sejak awal Oktober tahun lalu. Pengunjuk rasa yang didominasi oleh pemuda menuntut adanya perombakan sistem politik yang kini dianggap korup, sementara rakyat Irak jatuh dalam kemiskinan.

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya