Berita

Panitera Muda Hukum Mahkamah Syariah Aceh, Abdul Latif/RMOL

Nusantara

Angka Perceraian Di Aceh Meningkat, Paling Banyak Cerai Gugat

SABTU, 25 JANUARI 2020 | 15:27 WIB | LAPORAN: AZHARI USMAN

Tren angka perceraian di Provinsi Aceh terus meningkat tiap tahun dan mayoritas dilakukan oleh pasangan wanita (istri) terhadap pria atau cerai gugat.

Menurut data Mahkamah Syariah Aceh. Laporan perkara yang diterima dari seluruh Aceh selama 2019 berjumlah 12.656 atau meningkat 18 persen dibandingkan tahun 2018 dengan jumlah 10.738 perkara, dan yang belum diputuskan oleh pengadilan hanya 738 perkara.

Untuk tahun 2018 misalnya, perkara gugat cerai berjumlah 4.000 dan isbat nikah berjumlah 3.848 perkara. Sementara, cerai talak hanya berjumlah 1.562 perkara ditambah beberapa persolan lain. Kemudian, perkara gugat cerai di tahun 2019 meningkat menjadi 4.976 dan isbat nikah berjumlah 4.296, serta cerai talak hanya 1.724 perkara.


Panitera Muda Hukum Mahkamah Syariah Aceh, Abdul Latif menyebutkan dari 23 kabupaten dan kota di Aceh, Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah paling banyak terjadi perceraian tahun 2019 dengan jumlah 1.426 perkara. Dususul Kabupaten Pidie dengan 909 perkera, dan Aceh Timur dengan 883 perkara, serta Aceh Besar dengan 858 perkara.   

"Permasalahannya bermacam-macam ya. Ada yang meninggalkan salah satu pihak, ada juga perselisihan pertegaran terus-menerus. Akibat tingginya angka perceraian di Aceh diperkirakan bakal ada ribuan janda dan duda," ungkap Abdul Latif di Kota Banda Aceh, Jumat (24/1).

Lanjut Abdul Latif, masyarakat yang mendaftarkan gugatan pada mahkamah syariat dengan berlatar belakang profesi. Mulai dari tukang becak hingga Aparatur Sipil Negara (ASN). Khusus untuk ASN, sepanjang 2019 mencapai 2.531 perkara. Sedangkan yang sudah diputuskan pada tahun 2019 mencapai 750 kasus.

Anggota Komisi VI DPR Aceh, Irawan Abdullah menilai penggunaan media sosial secara berlebihan di masyarakat menjadi penyebab utama tidak harmonisnya rumah tangga yang berujung pada perceraian.

"Mahkamah Syaraiah Aceh dan kantor agama mempunyai peran penting dalam menekan akan perceraian agar tidak terus bertambah," tegas Irawan pada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (25/1)

Menurut Irawan harus ada program pra nikah berupa bimbingan keagamaan dan duniawi sehingga akan memberikan edukasi pada pasangan nikah bagaiman membina rumah tangga dengan baik. Terlebih, faktor usia sangat menentukan tingkat kedewasaan seseorang.

"Artinya bukan tidak boleh kawin muda. Jadi proses ini harus kita lihat dengan baik, apakah penyebab perceraian perkawinan selama ini, apakah faktor pengaruh usia orang atau faktor ekonomi," ungkap politis PKS ini.

Menurut anggota dewan yang membidangi keistimewaan, agama, pendidikan, kebudayaan, dan kekhususan Aceh, jika dilihat kasat mata bahwa ASN telah mapan secara ekonomi namun tingkat perceraian dikalangan abdi negara itu juga sangat tinggi. Artinya, permasalahan ekonomi bekan satu-satunya penyebab perceraian di Aceh.

Dia berencana akan memanggil Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) terkait guna mencari solisi untuk menenkan angka perceraian di Aceh.

"Jangan sampai ini terus terjadi. Apalagi, kita kan daearah penerapan syariat Islam. Malu kita," demikian Irawan.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya