Berita

Wabah Virus Corona/Net

Kesehatan

Dampak Ekonomi, Pengamat: Tidak Bisa Bayangkan Jika Wabah Virus Corona Menyerang Dunia Ketiga

JUMAT, 24 JANUARI 2020 | 10:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Virus corona menyebar dengan cepat dan sangat mengkhawatirkan. Setelah Amerika, ada temuan kasus baru di Singapura, Vietnam, dan Arab Saudi. Data terakhir hingga berita ini dituliskan, pemerintah China mengkonfirmasi sebanyak 830 kasus terjangkit virus corona dengan jumlah kematian mencapai 25 orang.

Hal itu diungkapkan oleh Komisi Kesehatan Nasional pada Jumat (24/1) seperti yang dimuat Channel News Asia. Dari total 830 kasus yang dikonfirmasi, 177 dalam kondisi serius. Sementara 34 orang lainnya sudah pulih dan sudah dapat dipulangkan.

Virus Corona menyerang sistem pernapasan manusia. Gejala dari paparan virus Corona meliputi batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala, dan demam. Pemerintah China menyatakan virus ini bisa menular melalui kontak antar-manusia.


Serangan yang dahsyat dari virus ini memunculkan kekhawatiran seperti kejadian wabah virus severe acute respiratory syndrome (SARS) yang merebak pada awal 2002 dan membesar pada 2003 di China.

Jika benar virus Corona menjadi wabah seperti SARS, perekonomian China bisa kian tertekan. Kasus virus corona ini saja telah membuat pejabat pemerintah di wilayah Wuhan, China menutup operasional seluruh transportasi, termasuk bandara. Penutupan dilakukan sejak Kamis (23/1) pagi waktu setempat.

Pengamat Ekonomi David Sumual menyebut penyebaran virus corona akan sangat berdampak terhadap ekonomi dunia. Terutama karena China adalah pusat ekonomi besar.  

“Saya nggak bisa bayangin jika wabah ini menyerang dunia ketiga, sementara Wuhan di China adalah Negara dengan ekonomi besar itu saja bisa goyah karena wabah ini,” ungkap David saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/1).

Ia menyebut pusat ekonomi itu terletak di dekat Three Gorges Dam yang jika terjadi sesuatu akibat dari wabah ini tentu  bisa berpengaruh terhadap ekonomi China.

“Ini juga yang kita khawatirkan. Saat ini saja area di sana sudah di lockdown, artinya aktivitas ekonomi seperti bepergian, belanja, akan terganggu. Tentu pengaruhnya sangat buruk. Pengaruhnya jelek buat ekonomi China sekarang.”

Ia berharap wabah tersebut segera selesai dan tidak menyebar ke mana-mana. “Jadi ya kita liat aja perkembangannya sampai dua  minggu ini, mudah-mudahan nggak semakin menyebar di sana, ya.”

Untuk di Indonesia, David berharap penyebaran virus corona bisa ditekan karena Indonesia memiliki iklim tropis.

“Harusnya kalau di Indonesia nggak perlu khawatir, karena virus-virus kayak gitu biasanya penyebarannya nggak cepat ya. Tapi ini kan musim hujan, lembab, jadi itu yang kita khawatir.”
 
David meyakini, wabah virus corona belum terlalu berdampak kepada perekonomian Indonesia. Meski begitu ia mengharapkan segera ada tindakan kontijensinya.

“Tapi kita harus tetap waspada karena eksportir terbesar komoditi adalah China. Kalau berkepanjangan kasusnya ya pasti ada juga pengaruhnya,” ujar David.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya