Berita

Polda Metro Jaya memamerkan hasil pengungkapan kasus peredaran ganja/RMOL

Presisi

Operasi 2 Bulan, Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran 1,3 Ton Ganja

RABU, 22 JANUARI 2020 | 14:29 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Metro Jaya dalam kurun waktu dua bulan melakukan penangkapan terhadap para pelaku tindak pidana narkoba jenis ganja. Polisi pun berhasil menemukan ladang ganja hingga amankan 1,343 ton barang haram itu.

"Ini hasil pengungkapan kasus narkoba jenis ganja yang kami laksanakan pada kurun waktu dua bulan terakhir, periode Desember 2019 dan Januari 2020," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Nana Sudjana, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (22/1).

Mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menjelaskan, dalam operasi selama dua bulan ini ada 19 orang tersangka yang diamankan. Satu di antaranya ditembak hingga tewas karena melakukan perlawanan.


"Dari hasil keterangan para tersangka, mereka akan mengedarkan narkoba jenis ganja di wilayah Polda Metro Jaya ini. Dari beberapa informasi dan masukan dan hasil lidik Direktorat Narkoba, kami menyita barang bukti dengan total sebesar 1,343 ton," ungkap Nana.

Setelah diusut lebih dalam, penyelidikan pun mengarah ke sebuah ladang di hutan wilayah Mandailing Natal, Sumatra Utara. Tim, kata Nana, bergerak menuju ladang ganja yang berada di tengah hutan yang butuh waktu 6 jam berjalan kaki.

"Kemudian diperoleh informasi di Maindailing Natal disampaikan ada ladang ganja. Di sana ditemukan lima hektare dengan pohon ganja ukuran 150 cm sampai 200 cm. Jadi di ladang ganja tersebut sudah siap dipanen," kata Nana.

Saat ini, Nana menambahkan, tim Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Polda Sumut untuk mengembangkan kasus tersebut.

Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 114 ayat 2, subsider Pasal 111 ayat 2 junto Pasal 132 ayat 1 UU No 35/2009 tentang narkotika. Para tersangka terancam hukuman penjara seumur hidup.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya