Berita

Pangi Syarwi Chaniago kapok naik AirAsia/Net

Nusantara

Jadi Korban Pembatalan Penerbangan Secara Sepihak, Pangi: Air Asia Nggak Tanggung Jawab !

RABU, 22 JANUARI 2020 | 12:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kasus pembatalan sepihak maskapai penerbangan kembali menimpa konsumen di Indonesia. Hal ini dialami para penumpang pesawat AirAsia QZ698 rute Jakarta-Surabaya yang harusnya berangkat hari ini. Meski akhirnya uang tiket dikembalikan, tapi ada kerugian lain yang harus ditanggung para calon penumpang.

Melalui pesan singkat, pihak AirAsia mengiri pemberitahuan adanya pembatalan penerbangan. "Urgent! Your AirAsia flight QZ698 (PNR: HVJ4GP) from CGK-SUB on 22Jan20 has been cancelled. Pls check your email for more info," demikian pesan yang diterima para penumpang.

Di antara penumpang yang terlantar akibat pembatalan tersebut terdapat analis politik sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago.


Pangi yang berencana terbang dari Jakarta menuju Surabaya pukul 10.05 WIB, dipaksa menelan kekecewaan karena pihak maskapai membatalkan penerbangan tanpa alasan yang jelas seperti kerusakan pesawat.

"Mestinya kan bisa mereka carikan maskapai lain atau pesawat AirAsia lain, tanpa ada penambahan biaya. Ini mereka nggak mau bertanggung jawab sama sekali untuk mengakalinya," terang Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (22/1).

Pangi pun membandingkan kejadian yang juga pernah dialaminya saat menumpang pesawat Lion Air. Pangi menjelaskan, pihak Lion Air saat itu mau bertanggungjawab dengan menyediakan pesawat di jam lainnya, tanpa ada penambahan biaya lagi.

"Kalau ini nggak, yang batalkan mereka tiba-tiba sesuka hati. Mereka carikan maskapai Citylink, tapi harganya dua kali lipat dari harga awal AirAsia, mereka nggak tanggung jawab," tegasnya.

Pangi dan penumpang lainnya pun merasa dizolimi. Untuk memenuhi agenda yang sudah terjadwal, dan kadung kecewa serta marah, Pangi pun terpaksa putar otak dengan memilih moda transportasi lainnya yaitu kereta. Pangi pun mengaku sangat kecewa dengan maskapai penerbangan asal Malaysia itu.

Walaupun uang dikembalikan, menurut Pangi tapi waktu dan agenda seminar yang terpaksa dibatalkan tak bisa digantikan dengan materi.

"Begitu uang di-refund atau dikembalikan apakah semua selesai? Nggak cukup! mereka harus bertanggung jawab, arogansi dari AirAsia harus dihentikan," lanjut Pangi.

Untuk itu Pangi pun mendesak Komisaris dan Direksi Air Asia melakukan evaluasi dan meminta maaf agar kejadian ini tidak terulang lagi. Kemudian, harus ada sanksi yang keras dan tegas agar konsumen jangan sampai sabar dan mengalah terus.

"Kan bisa saja mereka carikan pesawat AirAsia lain, tanpa harus ada penambahan biaya tiket. Oke lah masih kita maklumi jadwal bergeser dua sampai tiga jam, tapi ini kan nggak," imbuhnya.

"Padahal kita baru pertama kali naik pesawat AirAsia ini, kita sudah trauma. Sudah kuat tekat nggak bakal naik Air Asia lagi," ketus Pangi.  

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya