Berita

Logo Toyota/Net

Dunia

Cacat Keamanan, Toyota Segera Tarik 3,4 Juta Kendaraan

RABU, 22 JANUARI 2020 | 09:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bagi para pengguna Toyota, anda harus berhati-hati. Pasalnya, Toyota Motor Corp akan menarik 3,4 juta kendaraannya karena cacat keamanan.

Dilaporkan Reuters, Toyota Motor Corp pada Selasa (21/1) akan menarik jutaan kendaraan yang cacat, di mana kantung udara tidak mengembang saat terjadi kecelakaan.

Adapun dari 3,4 juta kendaraan yang ditarik, sebanyak 2,9 juta kendaraan tersebar di Amerika Serikat, mencakup Corolla 2011-2019, Matriks 2011-2013, Avalon 2012-2018 dan Avalon Hybrid 2013-2018.


Penarikan ini dilakukan setelah April lalu, Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) mengidentifikasi sebuah tabrakan fatal Corolla tipe baru yang dikatakan terjadi akibat overstress listrik. Alhasil, kantung udara tidak terbuka.

Dari hasil penyelidikan, ada 12,3 juta kantong udara yang berpotensi cacat. NHTSA mengatakan kantong udara yang diselidiki ternyata dipasang di lebih dari 12 juta kendaraan keluaran 2010 hingga 2019 yang dijual oleh Toyota, Fiat Chrysler Automobiles NV, Honda Motor Co, Hyundai Motor Co , Kia Motors Corp dan Mitsubishi.

Kantung udara yang dipasang di berbagai produsen tersebut berasal dari TRW Automotive Holdings Corp, yang sekarang dimiliki oleh ZF Friedrichshafen.

Sebelum Toyota, Hyundai, Kia dan Fiat Chrysler sudah terlebih dahulu menarik lebih dari 2,5 juta kendaraan dengan unit pengontrol kantung udara TRW.

Toyota dikatakan akan memberi tahu pemilik kendaraan tentang penarikan tersebut pada pertengahan Maret.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya