Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah/Net

Politik

Pengamat: Tim Hukum PDIP Dibentuk Untuk Lindungi Tokoh

RABU, 22 JANUARI 2020 | 08:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pembentukan Tim Kuasa Hukum PDI Perjuangan untuk mengawal kasus dugaan suap KPU yang melibatkan caleg PDIP Harun Masiku dinilai sebagai bentuk perlawanan terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penilaian itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Rabu (22/1).

"Pembentukan tim hukum PDIP ini jelas upaya melawan KPK," kata Dedy.


Selain itu, pembentukan ini juga dilatari upaya untuk melindungi dugaan keterlibatan elite partai berlambang banteng itu. Terlebih, nama Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto turut disebut-sebut dalam kasus ini.

"Pembentukan tim hukum PDIP ini jelas upaya melindungi tokoh-tokoh partai agar tidak mudah dijangkau KPK," sambung pengamat politik dari Universitas Telkom ini.

Menurut Dedy, munculnya nama Hasto Kristiyanto tentu bisa menjadi pintu masuk untuk menelusuri nama-nama besar lainnya di PDI Perjuangan.

"Tentu saja, dan sangat memungkinkan adanya keterlibatan elit PDIP dalam hal ini," pungkasnya. 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya