Berita

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman (kanan)/Ist

Politik

Presiden PKS: Sikap Tegas Soal Natuna Bukan Berarti Mau Perang

SENIN, 20 JANUARI 2020 | 18:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menerangkan tuntutan rakyat terhadap pemerintah untuk tegas soal Natuna bukan dimaksudkan mengajak perang.

Hal ini ditegaskan Sohibul dalam acara 'Ngopi Bareng Presiden PKS' dengan tema "Sengketa Natuna dan Kebijakan Kelautan" di Kantor DPP PKS, MD Building, Jakarta, Senin (20/1).

"Sebetulnya yang diinginkan rakyat Indonesia termasuk juga oleh PKS jangan kemudian ditafsirkan terlalu jauh seolah tuntutan pemerintah untuk tegas itu ngajak perang. Dalam kamusnya bersikap tegas equal dengan ngajak perang itu penafsiran yang childish," tegas Sohibul.


Dia menjelaskan bahwa tegas tidak berarti harus berperang, namun tegas disini adalah pemerintah diminta untuk mengambil sikap serta respons yang proporsional.

"Ketika itu sebuah pelanggaran katakan itu sebuah pelanggaran. Tidak usah dibungkus dengan eufemisme dia adalah kawan. Ini yang kita tuntut, kita harapkan," ujar Sohibul.

Karena eufemisme, lanjut dia, akan memunculkan presepsi dari bangsa lain betapa kita ini sangat lemah dan didominasi oleh bangsa-bangsa lain.

Sohibul menyampaikan PKS berpegang pada adagium 'seribu kawan tidak cukup satu lawan kebanyakan' namun pemerintah tetap harus punya sikap terhadap kawan yang melakukan pelanggaran itu.

"Masalahnya ketika diantara seribu kawan ini ada satu kawan yang melakukan pelanggaran terhadap tata krama pergaulan internasional, tentu kita harus punya sikap terhadap pelanggaran yang dilakukan," ucap Sohibul.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya