Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Angka Kelahiran Di China Merosot Ke Level Terendah Pada 2019

JUMAT, 17 JANUARI 2020 | 11:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Angka kelahiran di China merosot ke level terendah sejak 70 tahun lalu pada tahun 2019. Sepanjang tahun lalu, angka kelahiran di negeri tirai bambu hanya mencapai 10,48 per seribu. Angka itu merupakan angka kelahiran terendah sejak tahun 1949.

Menurut data yang dirilis oleh Biro Statistik Nasional China pada Jumat (17/1), jumlah bayi yang lahir pada tahun 2019 lalu turun sekitar 500 ribu menjadi 14,65 juta.

Penurunan itu terjadi lantaran banyak pasangan muda di China yang enggan untuk memiliki anak karena mereka tidak mampu membayar untuk perawatan kesehatan dan pendidikan. Bukan hanya itu, harga perumahan pun meroket.


Padahal, sejak tahun 2015 lalu pemerintah China telah menghapus kebijakan satu anak dan mendorong angka kelahiran yang stabil. Namun hal itu tidak emberikan dampak nyata bagi tingkat kelahiran di negara tersebut.

Di sisi lain, seperti dikabarkan Channel News Asia, tingkat perceraian di China juga melonjak. Dalam tiga kuartal pertama tahun 2019, sekitar 3,1 juta pasangan mengajukan gugatan cerai.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya