Berita

Iwan Sumule (kedua kanan)/Net

Politik

Gerindra: Gimana KPK Mau Dipercaya, Sprinlidik Yang Rahasia Saja Bisa Di Tangan PDIP

KAMIS, 16 JANUARI 2020 | 14:55 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Aksi politisi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu yang memamerkan surat perintah penyelidikan (Sprinlidik) kasus dugaan suap yang menjerat Komisioner KPU dan caleg PDIP Harun Masiku menyita perhatian publik.

Ini lantaran Sprinlidik yang dipertontonkan dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (14/1) lalu  merupakan barang yang sangat rahasia.

Ketua Dewan Pengawas KPK Tumpak Hatorangan Panggabean bahkan menanyakan asal muasal Sprinlidik tersebut saat diundang dalam dialog di Mata Najwa, Rabu malam (15/1).


“Tentunya pelanggaran. Kami juga prihatin darimana Masinton dapat ini?” katanya.

Ketua DPP Partai Gerindra Iwan Sumule turut berkomentar. Dia pun kini meragukan integritas KPK dalam menangani kasus.

“Gimana KPK sekarang mau dipercaya, sprinlidik yang sangat rahasia saja bisa berada di tangan PDIP,” ujarnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (16/1).

Menurutnya, kasus ini merupakan preseden yang membahayakan upaya pemberantasan di negeri ini. Sebab, bocornya Sprinlidik bisa mengindikasikan bahwa korupsi sudah jadi bahan mainan.   

“Bahaya benar, kasus korupsi bisa jadi mainan dan bancakan. Koruptor bisa saja lakukan tawar menawar. Iya nggak sih?” tutupnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya