Berita

Konferensi pers Fraksi PKS/RMOL

Politik

Beda Pandangan, PKS Dorong Pembentukan Pansus Untuk Ungkap Kebobrokan BUMN

RABU, 15 JANUARI 2020 | 16:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menyebut pembentukan pansus Jiwasrayagate dan ASABRI akan memakan waktu lama. Sehingga mendorong seluruh anggota dewan untuk bersepakat membentuk panja.

Pandangan berbeda disampaikan Fraksi PKS yang justru mendorong sejumlah fraksi di parlemen untuk menyetujui pembentukan pansus.

Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan pembentukan pansus di DPR bukan untuk mengarahkan atau mengantarkan seseorang menjadi tersangka. Dengan kata lain melakukan investigasi yang sama dengan Kejaksaan Agung.


Melainkan untuk mencari penyebab utama adanya kasus megaskandal gagalnya pembayaran polis nasabah JS Saving Plan PT. Asuransi Jiwasraya.

“Itu pentingnya pansus. Jadi, pansus nanti bukan hanya mengarahkan dan mengantarkan orang jadi tersangka, tidak. Kita ingin mengungkap semuanya secara terang benderang,” ucap Jazuli di Ruang Pleno Fraksi PKS, Gedung Nusantara I, Komplek Parlemen, Senayan, Rabu (16/1).

Jazuli menyampaikan PKS telah berjanji melalui visi dan misinya, menjadi fraksi terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Oleh karena itu, pihaknya mendorong DPR agar segera membentuk pansus.

“Ini untuk mengungkap secara transparan dan jelas di kasus Jiwasraya ini. Kalau berdasarkan medsos dan seterusnya berkembang macem-macem, orang menuduh ini, menuduh itu, kita tidak ingin juga orang yang tidak bersalah diseret-seret dituduh-tuduh,” katanya.

“kita sudah tau juga ada beberapa orang yang ditetapkan tersangka tetapi kasus Jiwasraya atau pembentukan pansus bukan hanya mengantarkan orang sebagai tersangka kita ingin lihat tersangkanya harus tepat,” tambahnya.

Pembentukan pansus, kata Jazuli, bukan untuk menjatuhkan seseorang melainkan agar dapat mengungkap kebobrokan BUMN.

“Ini adalah untuk menyungkap persoalan dan keborokan bukan untuk menjatuhkan kekuasaan tapi jangan sampai borok-borok ini dipelihara yang merongrong NKRI yang kita cintai,” tegasnya.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya