Berita

Amien Rais dan Zulkifli Hasan/Net

Politik

KONGRES PAN

Tinggalkan Amien, Zulhas Akan Sulit Pertahankan Kursi Ketum

RABU, 15 JANUARI 2020 | 13:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Petehana Zulkifli Hasan diyakini akan kesulitan mempertahankan kursi ketum pada Kongres PAN 2020. Selain meninggalkan sesepuh PAN Amien Rais, Wakil Ketua MPR itu juga dinilai gagal memimpin partai.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komarudin mengatakan, figur Amien dalam forum kongres masih sangat kuat. Terbukti dari setiap kongres, dukungan Amien terhadap salah satu calon merupakan "kompas" kemenangan kandidat.

"Ingat waktu pemilihan ketum PAN lima tahun lalu. Terjadi pertarungan antara Zulhas dengan Hatta Rajasa. Dan yang menang Zulhas karena di-back up Amien Rais. Suara dan perintah Amien Rais masih diikuti oleh para kader PAN," ujar Ujang, Rabu (15/1).


Menurutnya, dukungan Amien di kongres memiliki pengaruh besar terhadap kandidat. Siapapun kandidat yang didukung berpeluang meraih kemenangan.

"Kalau Zulhas meninggalkan Amien Rais dalam kongres nanti, kecil kemungkinannya Zulhas kembali menang," katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia Ray Rangkuti menilai Zulkifli gagal meningkatkan kursi PAN di Senayan. Bahkan, saat ini posisi PAN hanya menempati urutan kedelapan dari sembilan parpol di DPR.

"Tolak ukur keberhasilan seorang memimpin partai bisa dilihat dari perolehan suara partai, kalau kita buat ukuran itu bisa saja. Tapi kan belum tentu ukuran yang kita buat itu adalah ukuran orang-orang partainya," sebut Ray.

Kursi PAN di Senayan saat ini menurun empat, dari 48 kursi pada Pemilu 2014 menjadi 44 pada Pemilu 2019. Hal ini juga sekaligus menempatkan PAN di posisi terendah kedua setelah PPP.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya