Berita

Kakorlantas Polri Irjen Istiono/Net

Presisi

Korlantas Ingin Bangun Kesadaran Publik Atasi Persoalan Sampah

RABU, 15 JANUARI 2020 | 10:47 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Persoalan sampah salah satu yang hal diseriusi oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri disamping tugas utamanya dalam memastikan arus lalu lintas lancar dan tidak terganggu.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono menyampaikan, melalui program Korlantas Peduli Lingkungan jajaranya ingin membangun kesadaran publik akan pentingnya mengatasi persoalan sampah.

"Sebelumnya Polri melalui Kapolri (Jenderal Idham Azis) sudah menggelar program peduli lingkungan penanaman pohon. Ini penguatan program itu didukung dengan masalah sampah," kata Istiono di kantor Korps Lalu Lintas Polri, MT Haryono, Jakarta, Rabu (15/1).


Gerakan peduli sampah ini, kata Istiono dimulai dari seluruh satuan kerja Korlatas yang ada di Indonesia, kemudian terhadap keluarga masing-masing personel untuk memulai memilah-milah sampah sehingga menjadi budaya.

Bahkan, kata Istiono, jajaranya menggandeng Asosiasi Daur Ulang Sampah Indonesia dan komunitas bank sampah.

Untuk aktualisasi yang berkaitan dengan tugas personel. Mantan Kapolda Bangka Belitung itu ingin membangun kesadaran masyarakat terkait sampah yang berada di area publik.

Dia memberi contoh, saat antrian panjang alias macet yang terjadi di Gadong, biasanya para pengendara tingkat kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya sangat rendah.

"Ini akan kami gugah," tekan Istiono sekaligus menyampaikan nantinya di area publik seperti di sepanjang jalan Gadong yang mengarah ke Puncak atau sebaliknya akan diletakan bak-bak sampah.

Untuk itu, dia berharap setiap personel Korlantas yang bertugas di lapangan menjadi duta sampah, menyampaikan himbauan-himbauan kepada masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

"Nanti setiap personel menjadi corong," pungkas Istiono.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya