Berita

Massa Corong Rakyat saat aksi di depan Kejagung/RMOL

Hukum

Pengajian Di Depan Kejagung, Corong Rakyat Minta Novel Baswedan Diadili

SELASA, 14 JANUARI 2020 | 01:14 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Massa Corong Rakyat kembali menggelar aksi adili Novel Baswedan. Namun kali ini agak berbeda dengan kemasan aksi sebelumnya, yakni aksi baca Yasinan bersama di depan Gerbang Kejaksaan Agung RI, Senin (13/1).

Aksi tersebut sebagai bentuk protes kepada Jaksa Agung yang dinilai tak peka akan nasib korban dan keluarga korban Novel Baswedan sekaligus menuntut agar berkas kasus Novel dilimpahkan ke Pengadilan.

"Aksi kita saat ini berbeda dengan aksi sebelumnya yang lebih ke arah penyampaian orasi tetapi aksi kali ini kita membacakan surat Yasin agar kasus Novel Baswedan segera di buka kembali. Semoga dengan dibacakan surat Yasin, Jaksa Agung diberikan hidayah dan dibukakan pintu hatinya untuk melimpahkan kasus Novel ke Pengadilan," tegas Koordinator aksi Corong Rakyat, Ahmad, Senin (13/1).


Usai pembacaan surat Yasin, massa Corong Rakyat juga menyerukan beberapa tuntutan agar Kejagung tidak sampai mematikan keadilan bagi rakyat kecil sebab kasus Novel hingga tahun 2020 masih belum ada kejelasan.

"Hukum jangan hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas, kasus Novel ini sebagai contohnya. Semoga dengan membaca Yasin ini bisa mengetuk pintu hati pimpinan Kejaksaan Agung agar ada kejalasan kasus tersebut. Semua sama di mata hukum termasuk yang namanya Novel Baswedan," terang Ahmad.

Pihaknya juga mengancam akan kembali menggelar aksi serupa hingga pihak Kejaksaan Agung memberikan tanggapan atas perkembangan kasus Novel tersebut.

"Aksi lanjutan bila perlu kita lakukan setiap hari sampai Novel diadili," pungkasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya