Berita

Jayadi Hanan saat rilis hasil survei/RMOL

Politik

LSI: China Paling Berpengaruh Di Indonesia

SENIN, 13 JANUARI 2020 | 00:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyampaikan hasil laporan survei mengenai persepsi publik terhadap negara-negara paling berpengaruh di Asia, di Hotel Erian, Jakarta Pusat, Minggu (12/1).

Dalam survei tersebut disebutkan terdapat tiga negara yang berpengaruh di Indonesia. Peringkat pertama menduduki negara Rezim komunis China, kedua Amerika Serikat dan ketiga Jepang. Dalam tiga tahun terakhir ini, negara Tiongkok atau China melesat dalam mempengaruhi tanah air.

Survei tersebut dilakukan pada tanggal 10 hingga 15 Juli 2019 dengan metodologi stratified multistage random sampling menggunakan sampel sebanyak 1.540 responden usia 17 tahun ke atas atau sudah menikah ketika survei dilakukan.


Margin of error survei diperkirakan kurang lebih 2,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan menyampaikan, sebanyak 66 persen responden menilai Tiongkok berpengaruh besar dibandingkan Amerika Serikat yang hanya sebesar 49 persen.

"Di 2019 publik menilai bahwa Tiongkok memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan AS terhadap Indonesia, pengaruh RRC ini dinilai semakin besar selama sepuluh tahun terakhir. Tetapi pengaruh AS dinilai cenderung positif dibanding pengaruh RRC,” ucap Djayadi dalam acara rilis survei, Jakarta Pusat, Minggu (12/1).

Tidak hanya di Indonesia, pengaruh besar Tiongkok juga besar di kawasan Asia ketimbang Amerika Serikat dalam 10 tahun terakhir. Pasalnya, Indonesia masih menganggap China sebagai negara terkuat dan dapat mempengaruhi negara-negara lainnya.

"Tiongkok dianggap masyarakat Indonesia naik sebagai negara terkuat, tapi sentimen negatif meningkat tajam," ucapnya.

Dalam persepsi negatif dan positif pengaruh Tiongkok terhadap Indonesia terdapat penilaian berdasarkan faktor sikap terhadap keadaan ekonomi, kinerja pemerintah dan partisipatif.

Menurut Djayadi, semakin keadaan ekonomi dan kinerja Pemerintah Indonesia buruk, penilaian persepsi terhadap Tiongkok juga cenderung negatif.

Terhadap pengaruh AS, penilaian masyarakat juga berhubungan dengan sikap terhadap keadaan ekonomi dan kinerja pemerintah. Makin buruk penilaian masyarakat terhadap dua hal tersebut penilaiannya terhadap pengaruh AS di Indonesia juga makin negatif.

"Yang tidak puas dengan kinerja Presiden Indonesia itu ada 50 persen menganggap Tiongkok berpengaruh, sementara yang anggap AS lebih berpengaruh lebih banyak puas dengan kinerja Presiden," tuturnya.

Lebih lanjut, Djayadi menyebut selama sepuluh tahun terakhir dan sepuluh tahun mendatang, Tiongkok dan AS masih mendominasi persepsi masyarakat terkait negara paling berpengaruh di Asia maupun Indonesia.

"Yang menarik adalah dominasi pengaruh AS kini dikalahkan oleh Tiongkok, satu dekade lalu AS yang dipandang paling berpengaruh di Asia dan Indonesia. Kini dan sepuluh tahun mendatang Tiongkok dianggap negara yang paling mendominasi," tuturnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya