Berita

Presiden Iran Hassan Rouhani/Net

Dunia

Iran Buka Pintu Kerjasama Global Untuk Investigasi Kecelakaan Pesawat Ukraina

MINGGU, 12 JANUARI 2020 | 08:18 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan bahwa negaranya membuka pintu untuk bekerjasama dalam kerangka peraturan internasional demi menginvestigasi lebih lanjut tentang kecelakaan pesawat penumpang Ukraina di dekat bandara Teheran pekan lalu.

Dalam hal ini, sambung Rouhani, Iran akan menyediakan semua fasilitas konsuler yang diperlukan.

"Penelitian yang bermanfaat telah dilakukan untuk menemukan penyebab kecelakaan ini dan penyelidikan komplementer juga sedang dilakukan dengan presisi dan kecepatan untuk mencapai kesimpulan akhir," kata Rouhani dalam panggilan telepon dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau pada hari Sabtu (11/1), seperti dikabarkan Press TV.


Diketahui bahwa pesawat Ukraina International Airlines (UIA) itu jatuh tidak lama setelah lepas landas dari Bandara Internasional Imam Khomenei di Iran dengan tujuan Kiev, Ukraina. Kecelakaan itu menyebabkan seluruh penumpang dan awak pesawat yang berjumlah 176 orang meninggal dunia dalam pesawat jenis Boeing 737-800 itu.

Pada Sabtu (11/1), Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran mengeluarkan pernyataan bahwa pesawat Ukraina itu ditembak jatuh secara tidak sengaja karena kesalahan manusia. Mereka memastikan bahwa orang-orang yang bersalah atas kecelakaan itu akan dibawa ke pengadilan militer.

Rouhani mengatakan bahwa kecelakaan itu adalah insiden tragis bagi warga Iran dan Kanada serta semua orang yang warganya berada di pesawat.

Rouhani menekankan bahwa Iran telah melakukan upaya terbaik sejak saat-saat pertama untuk menemukan alasan di balik kecelakaan itu. Dia juga menekankan bahwa dia telah memberikan semua perintah yang diperlukan kepada otoritas dan badan yang relevan untuk melanjutkan penyelidikan teknis dan hukum.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya