Berita

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha/Net

Politik

Banyak WNI Di Timteng, Kemlu Terus Monitor Dan Gaungkan Situasi Damai

SABTU, 11 JANUARI 2020 | 10:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI di Timur Tengah terus memonitor situasi politik keamanan di Irak, Iran, dan negara sekitarnya.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha menyampaikan hingga saat ini kondisi WNI di Irak dan Iran dalam keadaan relatif aman. Perwakilan RI sudah menyampaikan imbauan kepada masyarakat Indonesia dan menginformasikan nomor hotline jika mendapat kesulitan.

"Relatif aman. Namun demikian kita sudah siapkan rencana kontingensi untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan untuk melindungi WNI kita di sana," terang Judha saat dihubungi Kantor Berita Politk RMOL, Sabtu (11/1).


Sebelumnya, Kedutaan Besar RI di Teheran telah mengimbau agar WNI di Iran bersiap jika sewaktu-waktu harus dievakuasi.

Sebagian besar WNI tinggal di Kota Teheran dan Qom. Mereka kebanyakan adalah pelajar dan mahasiswa. Saat ini tercatat 474 WNI berada di Iran, sementara di Irak terdapat 860 WNI.

WNI di Iran didominasi oleh pelajar sedangkan di Irak sebagian besar adalah
pekerja profesional.

Perlindungan menjadi salah satu upaya yang diprioritaskan Kemlu selain
diplomasi damai yang terus digaungkan melalui berbagai saluran agar pihak-
pihak yang berkonflik dapat sama-sama menahan diri dan mencegah eskalasi
terjadi.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya