Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Staf SBY: Jika Hasto Terbukti Suap KPU, Pilkada 2020 Tidak Perlu Digelar

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 21:47 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar di 270 daerah berada dalam bayang-bayang kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tidak netral.

Hal itu seiring penangkapan Komisioner KPU Wahyu Setiawan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dugaan kasusnya berkaitan dengan upaya meloloskan caleg sebagai anggota DPR.

Kasus ini pun menyeret nama Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. Pasalnya, staf Hasto bernama Saeful Bahri turut ditangkap bersama Wahyu.


Publik pun menduga Hasto ikut berperan dalam kasus ini. Sementara Hasto menilai anggapan itu sebagai upaya memframing dirinya terlibat. Baca: Hasto Kristiyanto: Ada Yang Framing Saya Terima Dana

Staf pribadi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ossy Dermawan pun ikut mengomentari. Dia cukup prihatin jika Hasto memang benar terlibat dalam kasus ini.

Mantan anggota DPR itu pun menyarankan agar KPU membatalkan gelaran Pilkada 2020 jika memang Hasto terlibat.

“Jika benar ada peran Sekjen PDIP Hasto dalam kasus suap Komisioner KPU, maka di Pilkada 2020 mendatang tidak perlu ada pemilihan,” tegasnya dalam akun Twitter pribadi, Jumat (10/1).

Sambil menyindir, Ossy menilai pilkada sebaiknya digelar dengan cara KPU meminta saran dari Hasto.

“KPU cukup tanya Hasto utk menunjuk siapa yang akan jadi gubernur, bupati dan walikota,” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya