Berita

Hasto Kristiyanto dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Ada Yang Coba Tekan Megawati Untuk Pecat Hasto

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 19:45 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ada pihak yang bermain di air keruh dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang menjaring Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

Begitu kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana) Samuel F Silaen menanggapi aksi yang digelar Persatuan Aktivis Hukum Jakarta Menggugat (Paham Jakarta) di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta, Jumat (10/1).

Berdasarkan pengamatan Silaen, permainan itu menyasar Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. Hasto disebut-sebut ikut terseret karena salah satu yang terjaring OTT adalah stafnya.


Kata Silaen, trending topic di linimasa media sosial yang menyasar Hasto turut mengurai arah permainan tersebut.

“Mereka yang melakukan aksi mencoba menekan Megawati Soekarnoputri untuk memecat Hasto. Salam analisa saya sebagai aktivis ini adalah sebuah bentuk pesanan politik," ujar aktivis kepemudaan ini kepada wartawan.

Dia berharap Megawati tidak langsung tunduk dengan tekanan para pendemo. PDIP sebagai partai juga harus mengutamakan asas praduga tak bersalah pada Hasto.

“Apalagi kasus yang menimpa Wahyu Setiawan itu sarat dengan muatan politis,” alumni Lemhanas Pemuda I 2019 itu.

Kepada pihak-pihak yang bermain, Silaen mengingatkan agar hal itu diurungkan. Sebab secara etika, tidak etis mengambil keuntungan dari sebuah masalah.

“Tidak etis ada pihak- pihak tertentu yang ambil keuntungan di saat ada partai sedang mengalami kesulitan,” tutupnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya