Berita

Ketua Bawaslu, Abhan (tengah)/RMOL

Politik

Langgar Kode Etik, Bawaslu Adukan Wahyu Setiawan ke DKPP

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 17:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penetapan tersangka korupsi terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan, berujung pelaporan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Ketua Bawaslu Abhan menyatakan, delik hukum yang disangkakan KPK terhadap Wahyu cukup kuat, dan menjadi dasar hukum bagi Bawaslu tentang adanya pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu.

"Menurut itu Bawaslu akan mengadukan yang bersangkutan (Wahyu) ke DKPP dalam dugaan pelanggaran kode etik, melanggar sumpah dan janji," ujar Abhan dalam jumpa pers di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (10/1).


Abhan mengatakan, pihaknya akan segera mengirimkan draf laporan itu ke DKPP untuk bisa segera disidangkan. Hal itu dilakukan guna memperjelas status Wahyu Setiawan di struktur kelembagaan KPU.

"Kami akan segera menyerahkan ke DKPP dan segera di register. Kami berharap DKPP segera menyidangkan, supaya bisa memperjelas status Wahyu ini," demikian Abhan.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan sebagai tersangka kasus "Kursi Panas", yang ditinggalkan almarhum Nazarudin Kiemas.

Nazaruddin merupakan Caleg PDI Perjuangan dari Dapil Sumatera Selatan I yang mendapat perolehan suara terbanyak dalam Pemilu 2019 lalu. 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya