Berita

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono/Net

Presisi

Oknum Anggota Polda Jabar Rekayasa Kasus, Mabes Polri: Jika Ada Unsur Pidana Kita Tindak

JUMAT, 10 JANUARI 2020 | 12:23 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Lima anggota Polda Jawa Barat yang diduga melakukan rekayasa kasus telah dilaporkan ke Propam Mabes Polri. Kelimanya diduga merekayasa kasus terkait sengketa tanah di Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Laporan yang melibatkan 5 anggota Korps Bayangkara itu sudah diterima Propam Mabes Polri dengan tanda terima nomor: 10/ANDIS/L/LP/I/2020, tanggal 6 Januari 2020.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono mengatakan, meski telah ada laporan ke Propam, pihaknya masih mengedepankan asas praduga tak bersalah.


“Tentunya nanti kita klarifikasi apakah itu laporan itu memenuhi unsur pidana atau tidak,” kata Argo usai penanaman 2020 pohon di Pusat Pendidikan Brimob, Cikeas, Jawa Barat, Jumat (10/1).

Klarifikasi itu, kata Argo, mencakup pelapor dan terlapor kemudian polisi memeriksa saksi-saksi dan tentunya memeriksa barang bukti. Argo memastikan, jika dalam proses tersebut ditemukan adanya tindak pidana maka perkaranya buka lagi soal etika profesi melainkan pidana.

“Seandainya nanti itu ada tindak pidananya setelah digelarkan kita naikan pidana,” pungkas Argo.

Adapun kelima anggota Polda Jabar yang dilaporkan ke Propam Mabes Polri ialah, mantan Dirreskrimum Polda Jabar Kombes SA, mantan Wadirreskrimum Polda Jabar AKBP MA, dan Kasubid Harda Reskrimum Polda Jabar AKBP, Kanit 5 Subidit 2 Reskrimum Polda Jabar HI Kompol YA, dan penyidik Subdit 2 Reskrimum Polda Jabar, Brigadir ANG.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya