Berita

Wahyu Setiawan/Net

Politik

Kalau Konsen Dari Awal, KPK Sudah Banyak Tangkap Penyelenggara Pemilu

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 18:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Penangkapan Komisoner KPU Wahyu Setiawan yang dilakukan tim KPK bukan sesuatu yang "wah". Kalau KPK seriuas sejak awal, sudah banyak penyelenggara pemilu yang terjaring.

"KPK baru sekarang konsen, kalau dari dulu pasti banyak," kata pengamat politik dari Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) Said Salahudin, Kamis (9/1).

Jelas Said, kecurangan pemilu tidak bisa dilakukan oleh peserta, semua berujung pada keputusan KPU.


"Peserta tidak bisa melakukan kecurangan sendirian," imbuhnya seperti dihubungi Kantor Berita Politik RMOL.

Misalnya pada level penghutingan suara, KPU yang berhak mencatat, mereka juga yang punya form, dan yang memiliki petugas.

"Jadi seandainya itu semua dibuka, akan banyak penyelenggara pemilu baik KPU dan Bawaslu yang terlibat," ujar Said.

Lalu kenapa selama ini penyelenggara pemilu tidak tersentuh, lanjut Said, karena kecurangan-kecurangan itu sendiri yang tidak terungkap.

"Selama ini seolah-olah tidak ada kecurangan, makanya tidak ada yang ditangkap," tutupnya.

Komisoner KPU Wahyu Setiawan bersama tiga orang lainnya yang disebut-sebut kader sebuah partai politik ditangkap tim KPK pada Rabu siang (8/1). Mereka ditangkap karena diduga terlibat kasus suap.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya