Berita

Bendera Taiwan/Net

Dunia

Menlu Taiwan: Ini Pemilu Kita, Bukan China

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 14:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China seharusnya tidak menafsirkan pemilihan umum yang akan digelar di Taiwan akan mewakili kemenangan atau kekalahan China.

"Saya hanya berpikir China tidak seharusnya membaca pemilihan Taiwan sebagai kemenangan atau kekalahannya sendiri," kata Menteri Luar Negeri Taiwan Joseph Wu pada Kamis (9/1).

"Jika China membaca terlalu banyak dalam pemilihan kami, mungkin ada skenario bahwa China akan terlibat dalam intimidasi militer atau isolasi diplomatik atau menggunakan langkah-langkah ekonomi sebagai hukuman terhadap Taiwan," sambungnya, seperti dimuat Channel News Asia.


Lebih lanjut Wu menjelaskan bahwa China mengirimkan kapal induk baru ke Selat Taiwan yang sensitif akhir tahun lalu. Hal itu, menurutnya, merupakan bukti yang jelas dari upaya China Beijing untuk mengintimidasi pemilih.

"Ini adalah pemilihan kita sendiri. Ini bukan pemilihan China. Adalah orang-orang Taiwan yang pergi ke tempat pemungutan suara untuk memutuskan siapa kandidat atau partai politik yang lebih baik bagi mereka," kata Wu.

"Jika China sangat ingin bermain dengan negara-negara demokrasi di negara lain, mungkin mereka dapat mencoba dengan pemilihan mereka sendiri di beberapa titik," tambahnya.

Taiwan diketahui akan menggelar pemilihan umum presiden dan parlemen pada Sabtu pekan ini (11/1). Pemilihan umum di Taiwan selalu diawasi dengan ketat oleh China yang mengklaim pulau itu sebagai bagian dari wilayahnya.

Sementara itu Taiwan menolak dianggap sebagai bagian dari China. Pemeirntah Taiwan saat ini tegas menganggap Taiwan adalah negara merdeka yang memiliki nama resmi Republik Tiongkok.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen, yang kembali ikut dalam pemilu akhir pekan ini, telah berulang kali memperingatkan warga Taiwan untuk waspada terhadap upaya China untuk mempengaruhi pemilihan melalui disinformasi atau intimidasi militer.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya