Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus/Net

Presisi

Pejabat Sudin Tata Ruang Dan Pajak Bakal Dipanggil Polisi Soal Ruko Ambruk Di Slipi

KAMIS, 09 JANUARI 2020 | 13:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Polda Metro Jaya tengah melakukan penyelidikan atas ambruknya ruko Alfamart di Jalan Letjen Katamso, Slipi, Jakarta Barat beberapa waktu lalu. Sejumlah pihak akan dimintai keterangan terkait perizinan gedung yang berdiri sejak 1995 itu.

Pihak yang akan dipanggil adalah Kepala Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang dan Pertahanan juga Kepala Unit Pelayanan Pajak. Mereka nantinya akan dipanggil sebagi saksi.

"Kemungkinan nanti akan memanggil Kepala Suku Dinas Cipta Karya Tata Ruang. Kita lakukan pemeriksaan. Satu lagi Kepala Unit Pelayanan Pajak," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kapada wartawan, Kamis (9/1).


Kendati demikian, Yusri menyampaikan jadwal pemanggilan belum ditentukan. Mantan Kabid Humas Polda Jawa Barat ini hanya menegaskan pemeriksaan akan dilakukan dalam watu dekat.

Selain itu, polisi juga akan menggali keterangan dari para korban yang masih dirawat. Jika tak ada kendala, pemeriksaan akan dilakukan pada esok hari, Jumat (10/1).

"Korban sampai dengan saat ini masih dirawat. Sudah ada jadwal pemeriksaan. Mudah mudahan besok bisa dilakukan pemeriksaan terhadap dua korban yang sekarang dirawat di rumah sakit," sambungnya.

Yusri berharap, nantinya para korban mampu memberikan keterangan ihwal insiden tersebut. Nantinya, keterangan dari korban akan dijadikan bahan untuk penyelidikan lebih lanjut.

Diketahui, ruko Alfamart setinggi empat lantai di Jalan Brigjen Katamso RT 04, RW 09, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat roboh pada Senin (6/1/) sekitar pukul 09.10 WIB.

Proses robohnya gedung dimulai dari lantai tiga dan kemudian merembet ke lantai dasar. Dari keterangan saksi, gedung sudah miring sejak dua tahun lalu.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya